Personel Satpol PP Diburu Emak-emak PKL dengan Sebilah Golok hingga Dilaporkan ke Polisi

Al Imran | Sabtu, 25-06-2022 | 20:05 WIB | 80 klik | Kota Padang
<p>Personel Satpol PP Diburu Emak-emak PKL dengan Sebilah Golok hingga Dilaporkan ke Polisi<p>

Pesonel Satpol PP Padang, diserang emak-emak PKL di pinggir Pantai Padang dengan sebilah golok dalam penertiban yang digelar Jumat sore. (veri riki yanto)

PADANG (24/6/2022) - Satpol PP Padang diserang emak-emak pedagang kaki lima (PKL) dengan sebilah golok, pada penertiban yang digelar di kawasan wisata Danau Cimpago, Puruih, Jumat.

Tidak hanya diserang dengan senjata tajam saja, anggota juga dilempar menggunakan kayu, batu, kursi serta buah kelapa muda milik PKL. Ada juga oknum PKL yang mencekik petugas dari belakang. Emak-emak itu bahkan 'memburu' personel hingga ke mobil.

"Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas mengamankan oknum PKL yang mencekik anggota tersebut. Dia diduga sebagai provokatornya," ungkap Kasatpol PP Padang, Mursalim, Jumat sore.


Dikatakan Mursalim, sesuai Perda No 11 Tahun 2005 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, tidak dibenarkan untuk menempati trotoar dan badan jalan sebagai lokasi berjualan.

Selain itu, PKL yang berada di Kawasan Danau Cimpago tersebut, telah direlokasi pemerintah dan dibangunkan Lapau Panjang yang lokasinya diseberang jalan lokasi berjualan selama ini. Tentunya, tidak dibenarkan lagi PKL berjualan di sepanjang bibir Pantai Padang.

"Petugas kita sudah dua bulan berupaya memberikan kenyamanan pada warga dan pengunjung khusus di Pantai Padang. Kita ingnin menata PKL lebih rapi dan bersih," ungkap dia.

"Mereka tidak terima dan masih ngotot untuk berjualan, padahal setiap hari sudah diingatkan agar tidak berjualan di pinggir pantai," tambah Mursalim.

Untuk menghindari serangan dari oknum PKL, terang Mursalim, petugas berusaha mengambil senjata tajam yang ada di tangan PKL tersebut.

Terkait ada laporan masyarakat yang melaporkan ke Polsek Padang Barat, Mursalim mempersilahkan karena itu hak masyarakat.

"Satpol PP tidak melakukan kegiatan tindakan kekerasan, malahan personel kita yang dapat tindakan kekerasan dan penyerangan dari PKL," tegas Mursalim. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar