RSUP M Djamil Raih Akreditasi A, Yusirwan: 500 Orang Siap Dilatih per Pekan

Al Imran | Minggu, 26-06-2022 | 21:21 WIB | 71 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>RSUP M Djamil Raih Akreditasi A, Yusirwan: 500 Orang Siap Dilatih per Pekan<p>

Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kemenkes, drg Arianti Anaya menyerahkan sertifikat akreditasi A pada Dirut RSUP M Djamil, dr Yusirwan disaksikan Wagub Sumbar, Audy Joinaldy, di Padang, Sabtu. (humas)

PADANG (26/6/2022) - RSUP M Djamil dinyatakan tersertifikasi sebagai institusi penyelenggara pelatihan kesehatan dengan akreditasi A. Sertifikasi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan transformasi tenaga kesehatan di RSUP M Djamil, guna menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih optimal di Sumatera Barat.

"pandemi Covid19 menyadarkan kita bahwa kesehatan merupakan salah satu hal yang utama. Tanpa kesehatan, seluruh permasalahan termasuk ekonomi jadi terganggu. Oleh karena itu, sektor kesehatan perlu melakukan transformasi, salah satunya terkait kompetensi sumber daya manusia," ungkap Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan, drg Arianti Anaya, saat menyerahkan hasil akreditasi, Sabtu

Dikatakan, ada tiga permasalahan kesehatan yang saat ini dihadapi yaitu jumlah yang belum mencukupi, distribusi yang tidak merata dan kualitas tenaga kesehatan yang masih di bawah standar yang diharapkan.


Maka dari itu, Arianti melanjutkan, penting dilakukan peningkatan mutu melalui pelatihan-pelatihan kesehatan. Dengan adanya Akreditasi A ini, nantinya pelatihan dan peningkatan mutu tersebut dapat diselenggarakan langsung di RSUP M Djamil Padang.

"Meski begitu, sebagai pengampu wilayah Sumbar, Riau, Kepri, Jambi dan Bengkulu, RSUP M Djamil tentu mempunyai tantangan besar dalam meningkatkan mutu dan kompetensi tenaga kesehatan, terutama dalam penyelenggaraan pelatihan kesehatan yang terakreditasi," lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy yang turut hadir, mengapresiasi sertifikat akreditasi A yang diterima manajemen RSUP M Djamil tersebut.

Ia berharap, dengan telah terakreditasinya RSUP M Djamil sebagai institusi penyelenggara pelatihan kesehatan, dapat menghasilkan keluaran tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi sesuai harapan.

"Pandemi Covid19 jadi pelajaran sekaligus mengingatkan, agar kita mempersiapkan tenaga kesehatan. Jadi kita harus siap dengan strategic plan untuk Nakes di Sumbar, bukan hanya kuantitas, tapi juga kualitas yang utama," kata Audy.

Potensi Besar

Terkait dengan itu, Direktur Utama RSUP M Djamil, Yusirwan Yusuf mengatakan, pihaknya memiliki potensi mendidik yang besar. Ditambah paska adanya akreditasi M Djamil kini dapat menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan mulai dari tingkat dasar keperawatan hingga spesialis.

Dimana nantinya akan dibuatkan paket-paket pelatihan sesuai dengan bidang-bidang keahlian yang dibutuhkan.

"Kemampuan mendidik yang dimiliki RSUP M Djamil ini, tidak kurang dari 500 orang per minggu. Kita punya staf pengajar dan guru-guru yang luar biasa, tapi sebelumnya tidak bisa mengajar karena belum terakreditasi," ungkap dia.

"Sekarang setelah pintu terbuka, bisa dibayangkan upgrade ilmu yang bisa dilakukan langsung dengan pasien," ujar Yusirwan.

Diketahui RSUP M Djamil, jadi institusi penyelenggara pelatihan kesehatan terakreditasi yang ke-11 di seluruh Indonesia.

RSUP M Djamil juga siap berkolaborasi dengan seluruh organisasi profesi di bidang kesehatan dalam rangka peningkatan mutu dan kompetensi SDM tenaga kesehatan. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar