Penantian Dua Tahun

Laba Jualan Tahu, Tempe dan Toge lalu Dibelikan Emas, Antarkan Amril dan Nurmanetti ke Tanah Suci

Al Imran | Senin, 27-06-2022 | 18:21 WIB | 74 klik | Kota Padang Panjang
<p>Laba Jualan Tahu, Tempe dan Toge lalu Dibelikan Emas, Antarkan Amril dan Nurmanetti ke Tanah Suci<p>

Pasangan Amril dan Nurmanetti, merupakan penjual tahu, tempe dan toge di Pasar Pusat Padang Panjang yang berhasil mengumpulkan uang hingga bisa menunaikan Rukun Islam yang kelima, pada musim haji 2022 ini. (kominfo)

PADANG PANJANG (27/6/2022) - Menyisihkan laba dari berjualan tahu, tempe dan toge, mampu mengantarkan pasangan Amril dan Nurmanetti, menunaikan Rukun Islam yang kelima, pada musim haji 2022 ini.

"Sedikit demi sedikit kami simpan, lalu kami belikan emas hingga bisa terkumpul 45 emas," kata Amril mengisahkan perjalanannya bisa naik haji, saat dilepas secara resmi oleh Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran di Balai Kota, Senin.

Pasangan ini menikah sejak tahun 1999 silam. Kedua membulatkan niat dan tekad, beribadah ikhlas karena Allah SWT.


Dari niatnya itulah, mereka sepakat menyisihkan sedikit demi sedikit hasil uang dagangan tahu, tempe dan toge untuk menunaikan haji.

Berdagang tahu, tempe dan toge, telah dilakoni Amril sebelum menikah. Dari sinilah nafkah keluarga dicari, sekaligus tabungan buat ibadah haji.

Sebanyak 45 emas hasil dari laba berjualan itu, kemudian dijadikan uang. Lantas digunakan untuk mendaftarkan haji di tahun 2011.

"Alhamdulillah selagi ada niat, maka Allah akan berikan rezeki dan jalan," ujarnya.

Setelah pelunasan tahun 2020, semestinya mereka telah berangkat haji. Namun, pandemi Covid-19, jadwal itu tertunda dan terlaksana kembali tahun 2022 ini. Setelah wabah itu melandai.

Amril dan Nurmanetti ini tergabung dalam 37 orang Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Padang Panjang.

Penantian Dua Tahun

Sebanyak 37 JCH Kota Padang Panjang ini merupakan rombongan yang seharusnya berangkat tahun 2020. Namun tertunda lantaran pandemi Covid-19.

Dua tahun setelah wabah ini melandai, JCH yang tergabung dalam kloter VIII ini akhirnya bisa diberangkatkan.

Kloter VIII ini dilepas secara resmi oleh Fadly Amran didampingi, Wakil Wali Kota, Asrul, Ketua DPRD, Mardiansyah, Forkopimda dan pejabat terkait lainnya.

Jamaah ini, setelah dilepas dari Kota Padang Panjang 1 Juli mendatang, bakal diberangkatkan keesokan harinya dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Tanah Suci Mekkah. JCH ini tergabung dengan jamaah dari Kota Padang dan Ujung Pandang.

Adapun jamaah termuda ialah Raihan Aufa Fakhri (28) dari Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB). Jamaah tertua, Nurhasni (63) dari Kelurahan Guguk Malintang, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT).

Fadly Amran dalam sambutannya menyampaikan, agar JCH ini bisa menjadi haji yang mabrur dengan meluruskan niat dalam beribadah selama di Tanah Suci Mekkah. "Semoga bapak dan ibu selalu dalam kondisi sehat, diberi kelancaran beribadah di tanah suci," kata Fadly.

Dikatakan lagi, JCH hendaknya selalu mengikuti arahan dari pembimbing haji. "Keberangkatan ini hendaknya diiringi rasa syukur dan meresapi makna menunaikan haji," ujarnya.

Fadly turut menyampaikan terima kasih atas bimbingan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag), KBIH Armina dan KBIH Al Mabrur Jihad.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Panjang, Alizar Chan menuturkan, pemberangkatan JCH tahun 2022 ini sesuai aturan dan seleksi dari Pemerintah Arab Saudi.

Disebutkan, ada dua orang petugas kesehatan dari Kota Padang Panjang yaitu perawat dan dokter. Lalu ada pembimbing ibadah haji.

"Kloter VIII merupakan kloter terakhir. Setelah menjalankan rangkaian ibadah. Jamaah Haji nantinya bakal kembali ke tanah air, 12 Agustus 2022. Dari Madinah ke BIM dijadwalkan tiba di tanah air pada 13 Agustus," sebutnya. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah