Mulai 1 Juli 2022, Pembeli Pertalite dan Solar di Sumatera Barat Wajib Terdata di MyPertamina

Al Imran | Senin, 27-06-2022 | 19:41 WIB | 329 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Mulai 1 Juli 2022, Pembeli Pertalite dan Solar di Sumatera Barat Wajib Terdata di MyPertamina<p>

Pengendara kendaraan bermotor, tengah antri mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU di Kawasan Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. (mangindo kayo)

JAKARTA (27/6/2022) - Provinsi Sumatera Barat, akan jadi salah satu dari lima provinsi di Indonesia yang akan menjalani uji coba penerapan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar, mulai 1 Juli 2022 mendatang. Provinsi lainnya yakni Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat dan DI Yogyakarta.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution mengatakan, dalam menyalurkan BBM subsidi ada aturannya, baik dari sisi kuota atau jumlah maupun dari sisi segmentasi penggunanya. Saat ini, ungkap dia, segmen pengguna solar subsidi ini sudah diatur.

"Untuk Pertalite, segmentasi penggunanya masih terlalu luas. Sebagai badan usaha yang menjual Pertalite dan Solar, kami harus patuh, tepat sasaran dan tepat kuota dalam menyalurkan BBM yang disubsidi pemerintah," ungkap Alfian Nasution dalam siaran pers yang diterima.


Menyalurkan BBM subsidi, merupakan salah satu amanah yang diberikan pada Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), dalam rangka memenuhi kebutuhan energi yang terjangkau bagi masyarakat.

Sebagai BBM bersubsidi, penyaluran Solar dan Pertalite penugasan ini diatur oleh regulasi, antara lain Peraturan Presiden No 191 Tahun 2014 dan Surat Keputusan (SK) BPH Migas No 4 Tahun 2020.

Saat ini, masih terjadi di lapangan, adanya konsumen yang tidak berhak mengonsumsi Pertalite dan Solar. Jika tidak diatur, besar potensinya kuota yang telah ditetapkan selama satu tahun, tidak akan mencukupi.

Untuk memastikan mekanisme penyaluran makin tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga berinisiatif dan berinovasi untuk melakukan ujicoba penyaluran Pertalite dan Solar bagi pengguna berhak, yang sudah terdaftar di dalam sistem MyPertamina.

"Kami menyiapkan website MyPertamina yakni https://subsiditepat.mypertamina.id/ yang dibuka pada 1 Juli 2022. Masyarakat yang merasa berhak menggunakan Pertalite dan Solar dapat mendaftarkan datanya melalui website ini," terang Alfian Nasution.

"Kemudian, konsumen menunggu apakah kendaraan dan identitasnya terkonfirmasi sebagai pengguna yang terdaftar. Sistem MyPertamina ini akan membantu kami dalam mencocokan data pengguna," lanjut Alfian.

Ditegaskan Alfian, masyarakat tidak perlu khawatir, apabila tidak memiliki aplikasi MyPertamina, karena pendaftaran dilakukan semua di website MyPertamina yakni di alamat https://subsiditepat.mypertamina.id/.

Pengguna yang sudah melakukan pendaftaran kendaraan dan identitasnya, kemudian akan mendapatkan notifikasi melalui email yang didaftarkan.

Pengguna terdaftar akan mendapatkan QR Code khusus, yang menunjukan bahwa data mereka telah cocok dan dapat membeli Pertalite dan Solar.

"Yang terpenting adalah, memastikan menjadi pengguna terdaftar di website MyPertamina, jika seluruh data sudah cocok, maka konsumen dapat melakukan transaksi di SPBU dan seluruh transaksinya akan tercatat secara digital," terangnya.

"Inilah yang kami harapkan, Pertamina dapat mengenali siapa saja konsumen Pertalite dan Solar sehingga kedepannya, bisa jadi acuan dalam membuat program ataupun kebijakan terkait subsidi energi bersama pemerintah sekaligus melindungi masyarakat yang saat ini berhak menikmati bahan bakar bersubsidi," lanjutnya.

Saat ini, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat infrastruktur serta kesisteman untuk mendukung program penyaluran Pertalite dan Solar, secara tepat sasaran ini.

Direncanakan, uji coba awal akan dilakukan di beberapa kota/kabupaten yang tersebar di lima provinsi antara lain Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan DI Yogyakarta.

Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme penyaluran Pertalite dan Solar subsidi menggunakan sistem MyPertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135 serta sosial media resmi @ptpertaminapatraniaga dan @mypertamina. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar