Lima Nagari di Agam jadi Pilot Project Kampung Inggris

Al Imran | Selasa, 28-06-2022 | 16:53 WIB | 183 klik | Kab. Agam
<p>Lima Nagari di Agam jadi Pilot Project Kampung Inggris<p>

Bupati Agam, Andri Warman saat peluncuran Kampung Inggris di lima nagari di daerah itu, Senin. Hadir bersama bupati di Lubuk Basung pada peluncuran itu, Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Ilza Mayuni. (humas)

AGAM (27/6/2022) - Bupati Agam, Andri Warman mengatakan, dewasa ini penguasaan Bahasa Inggris menjadi penting bagi para pelajar. Bahasa Inggris merupakan gerbang komunikasi internasional.

"Meningkatkan penguasaan Bahasa Inggris bagi pelajar, Pemkab menginisiasi program Kampung Inggris. Tahap awal, lima nagari dijadikan pilot project," ungkap Andri Warman saat meluncurkan program Kampung Inggris, Senin.

Di samping penguasaan adat istiadat, terang dia, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris juga jadi modal bagi putra putri Agam yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.


Menurutnya, program Kampung Inggris juga merupakan upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tertuang dalam visi misi daerah.

Untuk itu, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkarakter dan berwawasan luas.

Pelaksanaan program ini, sambungnya, pada tahap awal dipilih lima nagari yang mewakili Agam bagian Barat dan Agam bagian Timur.

Sebagai pilot project, pihaknya berharap stakeholder terkait melaksanakan program ini dengan sebaik mungkin.

"Bagi calon peserta Program Kampung Inggris ini, diutamakan bagi pelajar SMA yang berprestasi, merupakan anak dari keluarga kurang mampu, kemudian anak yatim atau piatu," sebutnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam, Isra Dt Bandaro menyebut, lima nagari yang dijadikan pilot project Kampung Inggris antara lain Nagari Biaro Gadang, Gadut, Batu Palano, Lawang dan Manggopoh.

"Sebelumnya, kami juga sudah menyeleksi masing-masing 4 mentor di setiap nagari. Mereka akan dilatih bagaimana mentransfer pengetahuan ke para peserta," tuturnya.

Disebutkan, program Kampung Inggris akan menargetkan sekitar 30 peserta di masing-masing nagari yang dijadikan pilot project. Peserta, nantinya akan diseleksi oleh tim sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan.

Pihaknya menambahkan, program Kampung Inggris juga bertujuan mempersiapkan lulusan SMA sederajat yang andal berbahasa Inggris, sehingga bisa dengan mudah diterima di perguruan tinggi terkemuka, baik luar maupun dalam negeri.

"Kemudian, juga bisa jadi destinasi wisata sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat setempat," terangnya.

Diketahui, Program Kampung Inggris ini juga dihadiri sejumlah akademisi bergelar profesor, baik secara langsung maupun melalui virtual.

Hadir bersama bupati di Lubuk Basung, Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Ilza Mayuni.

Pada peluncuran itu, juga dilakukan penandatangan komitmen oleh lima wali nagari yang daerahnya dijadikan sebagai pilot project Kampung Inggris. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar