Nevi Zuairina Sebut Pembangunan Tol Seksi 1 Padang-Sicincin akan Dilanjutkan Agustus 2022

Al Imran | Selasa, 28-06-2022 | 17:05 WIB | 93 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Nevi Zuairina Sebut Pembangunan Tol Seksi 1 Padang-Sicincin akan Dilanjutkan Agustus 2022<p>

Anggota Badan Anggaran DPR RI, Nevi Zuairina.

JAKARTA (28/6/2022) - Anggota Badan Anggaran DPR RI, Nevi Zuairina menyuarakan aspirasi masyarakat Sumatera Barat dan Riau, agar proses pengerjaan Jalan Tol Padang-Pekanbaru yang sebelumnya sempat terhenti hampir 1 tahun, segera dilanjutkan kembali.

"Saya meminta pemerintah pusat, untuk segera menyelesaikan jalan tol Padang-Pekanbaru, karena akan berdampak pada peningkatan ekonomi di dua provinsi," tutur Nevi saat rapat kerja antara Badan Anggaran DPR dengan Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Gubernur Bank Indonesia, di gedung DPR RI, Senin.

Diinfokan Nevi, pengerjaan tol yang sempat terhenti hampir satu tahun, akan segera dilanjutkan pada Agustus 2022 ini.


Politisi PKS ini membeberkan, terkait lahan sudah dalam tahap penyelesaian. Kondisi saat ini, dari 1.485 bidang tanah yang harus dibebaskan sebanyak 920 bidang atau 61,95 persen, telah selesai.

Sementara, lanjut Nevi, untuk 38,05 persen masih dalam proses di antaranya penyelesaian administrasi dan menunggu waktu, karena tidak ada kendala lagi.

"Jadi, tolong dukungan dari pemerintah untuk akselerasi penyelesaian tol tersebut," seru Nevi menyampaikan aspirasi pada pemerintah.

Legislator Sumatera Barat II yang juga di Komisi VI ini menguraikan, proses pengerjaan proyek jalan tol Padang-Pekanbaru Seksi 1 Padang-Sicincin, mesti berlanjut pada Agustus 2022 mendatang.

Pengerjaan fisik untuk ruas tol sepanjang 37 Km itu sampai sekarang, progres pembangunan konstruksinya lebih kurang 45%.

"Saya mewakili masyarakat Sumatera Barat, meminta pemerintah pusat untuk segera menyelesaikan jalan tol Padang-Pekanbaru ini. Persoalan tol ini perlu dukungan dan dorongan pemerintah pusat untuk menyelesaikannya, agar geliat ekonomi pasca pandemi yang menggoyah masyarakat selama dua tahun dapat dinetralisir," terangnya.

"Jalan tol Padang-Pekanbaru ini merupakan bagian dari ruas tol Trans Sumatera dengan total panjang 244 kilometer, yang terbagi atas 6 seksi yang akan mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat di sekitar pesisir."

"Untuk itu, dukungan pemerintah untuk lakukan akselerasi penyelesaian tol ini menjadi kunci utama penyelesaiannya," tutup Nevi Zuairina. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar