Mendukung Ketahanan Pangan dan Peduli Petani, Nevi Zuairina Serahkan Alsintan di Dapil

Al Imran | Kamis, 30-06-2022 | 21:53 WIB | 168 klik | Kab. Agam
<p>Mendukung Ketahanan Pangan dan Peduli Petani, Nevi Zuairina Serahkan Alsintan di Dapil<p>

Anggota Fraksi PKS DPR RI, Hj Nevi Zuairina memberikan sambutan pada penyerahan bantuan Alsintan bagi petani di Agam, Kamis.

AGAM (30/6/2022) - Anggota Fraksi PKS DPR RI Hj Nevi Zuarina didampingi anggota DPRD provinsi Sumatera Barat, H Rafdinal, menyerahkan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) guna mendukung ketahanan pangan sekaligus salah satu bentuk kepedulian kepada petani dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya.

"Alsintan ini alat bantu petani agar produksi pertaniannya semakin efektif dan efisien. Untuk saat ini, penyerahan Alsintan diberikan kepada kelompok tani yang ada di Kabupaten Agam," ungkap Nevi, Kamis.

Nevi berharap, dua tujuan utama penggunaan alsintan ini dapat tercapai yakni meningkatkan taraf perekonomian petani di Agam dan ikut berkontribusi dalam pencapaian ketahanan pangan daerah.


Politisi perempuan PKS yang kini duduk di Komisi VI ini menjelaskan, dirinya memiliki empat program utama di daerah pemilihannya, yang ditargetkan tercapai tujuannya selama jadi legislator dari daerah pemilihan Sumatera Barat II.

Pencapaian ketahanan pangan dan peduli petani merupakan salah satu programnya, selain penguatan UMKM, ketahanan keluarga dan pemberdayaan perempuan termasuk kualitas pendidikan dan peningkatan kualitas keagamaan baik fisik maupun spiritual.

Dia mengatakan, program-program ke-daerah pemilihan ini, senantiasa berkolaborasi dan bersinergi dengan siapapun dan dengan lembaga apapun.

Yang terpenting, menurutnya, masyarakat Sumatera Barat mendapatkan yang terbaik, baik sumber daya manusianya maupun pembangunan fisiknya.

Dengan kontribusi seluruh pihak, ia berpendapat indeks pembangunan manusia (IPM) di Sumbar akan semakin kuat sehingga berdaya saing tinggi.

"Alhamdulillah, kegiatan ini terlaksana dan akan dapat dilakukan di daerah-daerah lain dengan setiap kegiatan menghadirkan sekitar 200 orang," ungkap dia.

"Kelompok tani yang tersebar di Sumatera Barat diharapkan terus mendapat perhatian secara bergiliran, sehingga kekuatan sumberdaya lokal pertanian kita dapat memenuhi kebutuhan sendiri tanpa impor secara lokal dari provinsi lain apalagi jangan sampai impor dari negara lain," tutup Nevi Zuairina. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah