Gubernur Sumbar Minta Maaf ke Perwakilan BEM SB

Al Imran | Kamis, 30-06-2022 | 22:19 WIB | 108 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Gubernur Sumbar Minta Maaf ke Perwakilan BEM SB<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat berdialog dengan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Barat (BEM SB) di ruang rapat Istana Gubernuran, Rabu. (humas)

PADANG (29/6/2022) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi memohon maaf, tidak bisa hadir di semua acara maupun aksi yang diselenggarakan mahasiswa.

Politisi PKS ini juga mengatakan, beberapa tuntutan yang disampaikan mahasiswa pada Pemprov Sumbar, dapat jadi acuan ke depannya agar bisa terpenuhi.

"Terima kasih atas kritikan dan saran yang diberikan pada kami. Kedepannya akan kami jadikan evaluasi untuk kemajuan Sumbar," ungkap Mahyeldi saat bertemu dengan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Barat (BEM SB) di ruang rapat Istana Gubernuran, Rabu.


Diketahui, tujuan BEM Sumbar bertemu gubernur adalah membahas permasalahan yang terjadi di Sumbar di bidang ekonomi, pertanian, tenaga kerja, teknologi informasi, dan kesehatan.

Terkait bidang pertanian, Buya mengatakan bahwa pupuk subsidi dan non subsidi di Indonesia tidak mencukupi.

"Saya sudah berdiskusi langsung dengan menteri pertanian dan gubernur se-Indonesia. Kami mengusulkan agar subsidi pupuk dicabut, karena memang pengadaannya tidak sesuai dengan kebutuhan di daerah. Pupuk itu tidak mencukupi karena nilai subsidinya besar," ungkap dia.

Mahyeldi mengatakan, solusi dari permasalahan pupuk tersebut ialah beralih dengan menggunakan pupuk substitusi.

"Guna mensubsitusi kekurangan pupuk, kami melatih masyarakat di sekitar pasar, dengan mengolah sampah menjadi pupuk organik dan melakukan budidaya magot," terang dia.

Selanjutnya, Mahyeldi menyampaikan terkait nasib honorer guru dan tenaga kesehatan. Dia secara tegas tidak setuju terhadap penghapusan tenaga honorer, karena hal tersebut secara tidak langsung akan melumpuhkan jalannya birokrasi pemerintahan.

"Dalam pertemuan gubernur se-Indonesia, kebijakan tersebut diharapkan dapat ditinjau kembali oleh Presiden dan Menteri Menpan RB," terangnya.

Kemudian, di bidang Teknologi dan IT, Pemprov Sumbar dan Kominfo terus melakukan digitalisasi, yaitu terkait dengan beberapa daerah terpencil di Sumbar yang masih terdapat blank spot.

"Kita akan menyediakan internet gratis di beberapa titik kantor kecamatan, yang dapat digunakan masyarakat," imbuh dia.

Dia juga mengatakan, jika ada mahasiswa yang ingin bertemu dengannya secara khusus tanpa melalui surat, bisa langsung datang ke Istana Gubernur pada dini hari, usai shalat subuh berjamaah.

"Kita akan fasilitasi adik-adik mahasiswa yang ingin melakukan diskusi, silakan saja datang ke istana, kita salat subuh berjamaah bersama," ajak Mahyeldi.

Sementara itu, Ketua Koordinator Pusat Aliansi BEM SB, Irwandi mengapresiasi beberapa jawaban dari gubernur atas keresahan mahasiswa dan masyarakat.

Dia berharap, pertemuan dengan kepala daerah ini dapat terus dilaksanakan. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar