SMKN 2 Terima 576 Siswa, 200 Orang Asal Bukittinggi, Meri: Bantuan Komite dari Pemko Belum Cair Juga

Al Imran | Kamis, 30-06-2022 | 22:49 WIB | 198 klik | Kota Bukittinggi
<p>SMKN 2 Terima 576 Siswa, 200 Orang Asal Bukittinggi, Meri: Bantuan Komite dari Pemko Belum Cair Juga<p>

Gedung SMKN 2 Bukittinggi.

BUKITTINGGI (30/6/2022) - Sebanyak 576 siswa, bakal menimba ilmu di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Bukittinggi pada tahun pelajaran 2022-2023.

"Dari 576 siswa, sekitar 200 orang merupakan warga kota Bukittinggi. Saat ini kita masih mendata asal siswa," ungkap Kepala SMKN 2 Bukittinggi, Meri Desna, Kamis.

Disampaikan, ke-567 siswa kelas X tersebut, nantinya akan tersebar di 16 lokal. Dimana, per lokalnya diisi dengan 36 murid.


SMKN 2 di tahun pelajaran 2022-2023 memiliki delapan jurusan yaitu jurusan Boga (Kuliner) tiga lokal, Perhotelan tiga lokal, Busana dua lokal, Akutansi Keuangan dan Lembaga dua lokal.

Jurusan Management Perkantoran dan Layanan Bisnis dua lokal, Usaha Layanan Pariwisata satu lokal, Pemasaran dua lokal dan jurusan Kecantikan satu lokal.

"Jurusan Kecantikan merupakan program baru dibuka dalam bidang keahlian," paparnya.

Belum Bayar Uang Komite

Siswa yang belajar di SMKN 2 dari berbagai daerah di Sumatera Barat, bervariasi membayar uang komite sekolahnya.

Menurut Meri, uang komite diminta kepada siswa pada dasarnya tidak memberatkan orang tua murid.

Bahkan, kata Meri, di SMKN 2 ini, ada yang tidak membayar uang komite sekolah dari mulai siswa masuk hingga tamat.

"Memang ada kebijakan kepala daerah tempat siswa tinggal, yang membantu dalam membayar uang komite sekolah warganya," ucapnya.

"Bukittinggi yang pemerintahannya membantu dalam membayarkan uang komite sekolah warganya, hingga saat ini belum dibayarkan," ucapnya.

Ia mengatakan, bagi siswa yang kepala daerah tempat tinggalnya tak ada program dalam membantu membayarkan uang komite sekolah, namun siswa itu tidak mampu dalam membayar uang komite sekolah, sekolah tidak akan memintanya.

"Uang komite sekolah dibayarkan para siswa, untuk mendukung proses pembelajaran. Ada siswa yang tak membayar uang komite, sekolah akan memanfaatkan dana yang ada dalam menunjang proses pembelajaran," tuturnya. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar