Mahyeldi: Wisudawan UNP mesti Siap dengan Era Digitalisasi dan Globalisasi

Al Imran | Senin, 04-07-2022 | 16:47 WIB | 292 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Mahyeldi: Wisudawan UNP mesti Siap dengan Era Digitalisasi dan Globalisasi<p>

Rektor UNP, Prof Ganefri didampingi Mahyeldi (gubernur Sumbar) menyerahkan plakat cenderamata pada Sekjen PDIP, Dr Hasto Kristiyanto yang hadir langsung pada wisuda ke-3 dalam tahun 2022, Ahad. (humas)

PADANG (3/7/2022) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengharapkan lulusan Universitas Negeri Padang (UNP), dapat berkontribusi aktif dalam mengembangkan ilmunya tidak saja bagi kemajuan daerah, tapi juga nasional, bahkan internasional.

Selain itu, Mahyeldi juga mengingatkan para lulusan UNP yang mengikuti Wisuda ke-127, untuk siap dengan perubahan kemajuan zaman digitalisasi dan globalisasi saat ini. Diketahui, 1.254 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan dan keilmuan, mengikuti prosesi wisuda periode Juli 2022 ini.

"Tidak ada lagi istilah 'gaptek' jadi alasan. Saatnya sekarang berikan kerja terbaik, karya terbaik dan pengabdian terbaik, sehingga meningkatkan nilai manfaat kehadiran kita bagi orang lain, dimanapun bekerja atau berusaha. Jangan lihat besar atau kecilnya peran, tapi keikhlasan yang utama memberi manfaat pada negeri," tutur Mahyeldi pada wisuda yang digelar di auditorium UNP, Jl Air Tawar, Padang, Ahad.


Ditengah kompetisi yang semakin tajam, Mahyeldi mengajak lulusan untuk senantiasa memperbaiki dan meningkatkan kemampuan diri menjadi lebih baik, serta mengutamakan profesionalitas dan integritas.

Sementara, Rektor UNP, Prof Ganefri, dalam pidatonya berjudul 'Kontribusi Lembaga Pendidikan Untuk Ketahanan Nasional Menyambut Indonesia Emas 2045,' mengajak lulusan untuk terus berkarya dan mengamalkan ilmu bagi bangsa dan negara.

Dijelaskan Prof Ganefri, perguruan tinggi memiliki berperan penting menciptakan generasi emas, dengan pendidikan sebagai modal utama.

Dengan modal itu, wisudawan sebagai generasi muda intelektual diajak harus mampu memanfaatkan segala unsur dan potensi yang ada untuk turut mewujudkan ketahanan bangsa.

Dikesempatan itu, Prof Ganefri juga menyampaikan capaian kinerja sekaligus prestasi yang telah diraih UNP pada semester pertama 2022, di antaranya berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Selanjutnya prestasi dalam bidang akademik dan kemahasiswaan, lima mahasiswa UNP berhasil lulus mengikuti program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2022.

Saat ini, mereka sedang menjalani proses kuliah di Palacky University of Olomouc, Republik Ceko, University Sains Malaysia, University Teknologi Malaysia serta Universiti Brunei Darussalam.

"Di samping itu, Laboratorium Terpadu UNP berhasil mendapatkan Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 melalui Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan metode pengujian internasional, sehingga capaian ini turut andil dalam menyonsong UNP sebagai world class university," ungkap Prof Ganefri.

Diketahui, wisudawan sebanyak 1.254 orang itu terdiri dari 63 orang lulusan diploma, 705 orang sarjana dan D4 Kependidikan, 365 orang non kependidikan, 113 orang magister dan 9 orang doktor.

Geopolitik Sukarno

Wisuda ke-3 dalam tahun 2022 ini, diselenggarakan secara Luring dan Daring. Juga menghadirkan Dr Hasto Kristiyanto, politikus yang juga menjabat Sekjen PDI Perjuangan.

Hasto menyampaikan orasi ilmiah bertajuk 'Geopolitik Sukarno untuk Ketahanan Nasional.'

Hasto menyebut, Sumbar merupakan gudang intelektual, bahkan melahirkan jumlah pahlawan nasional terbanyak di republik ini.

Oleh sebab itu, sudah sepantasnya perguruan tinggi mengajarkan jiwa kepemimpinan pendiri bangsa yang banyak berasal dari Minangkabau. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar