Nevi: Kampus dan Pemerintah Mesti Berkolaborasi untuk Kembangkan SDM

Al Imran | Senin, 04-07-2022 | 17:08 WIB | 141 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Nevi: Kampus dan Pemerintah Mesti Berkolaborasi untuk Kembangkan SDM<p>

Anggota Komisi VI DPR, Hj Nevi Zuairina.

PADANG (4/6/2022) - Anggota Komisi VI DPR, Hj Nevi Zuairina menilai, kolaborasi kampus dan pemerintah untuk pengembangan SDM, akan jadi jalan yang efektif untuk membuka wawasan sekaligus jalur masa depan para mahasiswa dalam berkarir.

Hal itu dikatakan Nevi Zuairina saat jadi pembicara bersama Menteri Koperasi dan UKM, Tetan Masduki pada Young Entrepreneur Wanted di kampus Universitas Andalas (Unand), Senin. Acara ini berbentuk stadium general, merupakan kerjasama Kementerian Koperasi dan UKM dengan Unand.

"Alhamdulillah, saya dapat hadir pada acara yang sangat bagus ini mewakili pimpinan dan anggota komisi VI, dengan pertimbangan Sumbar merupakan daerah pemilihan saya. Acara ini sangat baik bagi para mahasiswa, untuk membuka wawasan dan mengarahkan keputusan pascakampus. Apakah akan bekerja sebagai profesional atau jadi seorang wirausaha," tutur Nevi.


Legislator asal Sumatera Barat II ini juga mengucapkan terima kasih pada pihak pemerintah terutama Kementerian Koperasi dan UKM, yang memberi perhatian terhadap tumbuh kembang Sumber Daya Manusia di Sumbar.

"Saya berharap, pemerintah dapat membuka lapangan pekerjaan mahasiswa, bukan sekadar menerima pegawai negeri di instansi pemerintah. Namun lebih dari itu, mendorong penciptaan pekerjaan dengan memberi ruang dan jalan bagi generasi muda untuk jadi pengusaha," ungkapnya.

"Menjadi pengusaha itu, untuk memulainya sangat berat. Yang berat ini, ada peran pemerintah untuk membimbing dari semua sisi mulai dari permodalan, manajemen usaha, manajemen keuangan, manajemen pemasaran dan banyak hal lain yang ditemui di lapangan," tutur Nevi.

Politisi PKS ini mengungkapkan, ada banyak sekali pengangguran yang ditimbulkan di berbagai wilayah Indonesia termasuk di Sumbar akibat adanya pandemi Covid19. Ia berpendapat, semakin banyak wirausaha baru, akan semakin besar peluang ruang untuk menyerap tenaga kerja.

Dengan semakin banyak wirausaha baru, dikemudian hari akan berkontribusi pada pengurangan jumlah pengangguran yang artinya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi bangsa ini. Karena, akan memicu peningkatan daya beli masyarakat.

"Saya berharap, Kementerian Koperasi dan UKM ini, dapat mengunjungi sentra-sentra UKM di seluruh Sumbar. Sehingga, nantinya berbagai program dan kegiatan dapat disinergikan untuk pembangunan baik SDM maupun pembangunan ekonominya," tukas dia.

"Dengan hadirnya pemerintah di tengah masyarakat, dimasa depan, Sumatera Barat akan dapat berkontribusi besar dalam mencapai 1 juta pelaku UMKM baru untuk menuju negara Indonesia maju," tutup Nevi Zuairina. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar