640 Sapi dan 33 Kambing Disembelih

Dispangtan Padang Panjang Temukan 44 Kasus Cacing Hati dan 8 Hewan Tak Cukup Umur

Al Imran | Senin, 11-07-2022 | 18:07 WIB | 114 klik | Kota Padang Panjang
<p>Dispangtan Padang Panjang Temukan 44 Kasus Cacing Hati dan 8 Hewan Tak Cukup Umur<p>

Petugas pemeriksa kesehatan hewan dari Dispangtan Padang Panjang, menemukan kasus cacing hati pada sapi yang disembelih warga di perayaan Idul Adha 1443 H ini. (kominfo)

PADANG PANJANG (10/7/2022) - Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), drh Wahidin Beruh mengungkapkan, sebanyak 673 hewan kurban disembelih saat perayaan Hari Raya Idul Adha 1443 H di Kota Padang Panjang.

Hewan yang disembelih itu terdiri dari 640 sapi dan 33 kambing. Semuanya tersebar di 114 lokasi pada 16 kelurahan, selang dua hari ini.

"Laporan pemeriksaan 50 orang Tim Dispangtan selama dua hari ini, terdapat 44 kasus cacing hati dan delapan kasus temuan hewan tidak cukup umur (belum berganti umur)," ungkap Wahidin Beruh, Ahad sore.


Untuk kasus 44 kasus cacing hati, katanya, langsung dieksekusi Tim Dispangtan dengan cara bagian yang terserang langsung diafkir (dibuang) agar tidak dibagikan kepada masyarakat.

Begitu juga dengan kasus temuan belum cukup umur, keputusannya dikembalikan kepada panitia dan peserta kurban. Namun, secara teknis kesehatannya sudah disampaikan tim pemeriksaan.

"Kasus belum cukup umur ini kita temui, karena pemeriksaan hewan kurban sebelum disembelih tidak dilakukan. Ini disebabkan karena ada beberapa titik yang sapinya baru datang saat pagi hari penyembelihan," terangnya.

"Jadi, kami dari pihak Dispangtan menemukan kasusnya saat hari penyembelihan itu juga. Untuk hewan kurban yang sudah kita periksa, sebelumnya itu semua sudah lolos pemeriksaan sesuai dengan kaidah yang ada," tambahnya.

Ia juga menegaskan, untuk tahun-tahun berikutnya, jadi perhatian bagi panitia kurban yang bertugas agar lebih selektif lagi dalam memilih hewan kurban yang sesuai dengan kaidah/syarat syariah maupun kesehatan hewannya agar tidak terdapat lagi kasus yang ditemui seperti sekarang.

Untuk tahun 2022 ini jumlah hewan kurban di Padang Panjang dibandingkan dengan tahun 2021 mengalami sedikit penurunan. Di mana tahun ini sebanyak 673 ekor, sedangkan 2021 lalu sebanyak 685 ekor.

Dikatakan Wahidin, semua hewan kurban di Padang Panjang itu, sudah dilakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem di lokasi penyembelihan selama.

"Pada Senin dan Selasa, masih ada beberapa tempat lagi yang melakukan penyembelihan dan kita juga ikut turun untuk melakukan pemeriksaan," ujarnya. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar