Nasi Kapau jadi Nominator Penerima API 2022, Yuk Ikutan Dukung

Al Imran | Selasa, 12-07-2022 | 13:54 WIB | 322 klik | Kab. Agam
<p>Nasi Kapau jadi Nominator Penerima API 2022, Yuk Ikutan Dukung<p>

Bupati Agam, Andri Warman memberikan arahan pada kegiatan pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas sajian kuliner di destinasi pariwisata, Senin. (humas)

AGAM (11/7/2022) - Agam miliki beragam kuliner yang perlu dilakukan pengembangan, baik dari sajian maupun kehigienitasnya. Hal ini harus terus dikembangkan kuliner yang akan jadi penunjang dalam pengembangan pariwisata.

"Tahun 2023, Pemprov Sumbar akan jadikan sebagai tahun pariwisata. Kita ambil momen ini untuk pengembangan kuliner," kata Bupati Agam, Andri Warman, saat membuka pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas sajian kuliner di destinasi pariwisata, Senin.

Dengan didukung pemerintah daerah, diharapkannya, kuliner Agam semakin dikenali dan diminati bahkan jadi ikon di luhak Agam.


Dijelaskan, kuliner di Agam beragam, bahkan setiap kecamatan miliki makanan khas tersendiri. Seperti, Nasi Kapau dari Tilatang Kamang, Gulai Kapalo Lauak (Tanjung Mutiara), Rinuak (Tanjung Raya) dan lainnya.

"Bicara kuliner, Agam tidak asing lagi, bahkan rasanya akan menggugah selera penikmat," sebut Andri Warman yang akrab disapa AWR itu.

Membanggakannya lagi, salah satu kuliner Agam masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2022 yaitu, Nasi Kapau.

"Kekinian, Nasi Kapau berada pada posisi teratas, semoga peringkat ini bisa dipertahankan," harapnya.

Untuk itu, ia mengajak peserta pelatihan, memberikan dukungan dengan cara ketik API 1H kirim ke 99386 serta like postingan Nasi Kapau di Instagram ayojalanjalanindonesia dan youtube APIaward.

Sementara itu, Kepala Disparpora Agam, Syatria menyebutkan, sesuai jargon agampesonaberagam, Agam miliki beragam kuliner yang dapat menunjang pengembangan pariwisata.

"Tentu kuliner ini sajiannya harus bagus dan higienitasnya yang terjamin. Mewujudkan ini, kita gelar pelatihan bagi pelaku usaha khususnya bidang kuliner," katanya.

Pelatihan selama tiga hari dan diikuti 40 peserta yang basiknya di bidang kuliner, dengan menghadirkan berbagai unsur sebagai narasumber. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar