Mahyeldi Resmikan Asrama Perguruan Thawalib

Al Imran | Rabu, 13-07-2022 | 21:57 WIB | 138 klik | Kota Padang Panjang
<p>Mahyeldi Resmikan Asrama Perguruan Thawalib<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi didampingi Ketua Pembina Yayasan Perguruan Thawalib, Guspardi Gaus, Fadly Amran (Wali Kota Padang Panjang), Mardiansyah (Ketua DPRD Padang Panjang) dan Forkopimda dan undangan lainnya, memotong pita tanda diresmikannya asrama Perguruan Thawalib, Selasa. (kominfo)

PADANG PANJANG (12/7/2022) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengungkapkan, merujuk catatan sejarah, sebanyak 9 ribu lebih karya ulama Minangkabau, sebagian besar di antaranya berasal dari ulama yang dilahirkan di Perguruan Thawalib.

Karenanya, ungkap Mahyeldi, keberadaan Perguruan Thawalib dalam sejarah kemerdekaan Republik Indonesia, sangat besar sekali pengaruhnya. Selain itu, Perguruan Thawalib juga menghadirkan tokoh tokoh besar dan karya-karya ulama terkenal dari para alumninya.

"Kita rindu dengan nafsir-nafsir baru, kita rindu dengan Syekh Ahmad Khatib yang baru, kita rindu dengan Syekh Yasin Fadani yang baru, kita rindu dengan Hamka-Hamka yang baru dan mudah-mudahan Thawalib akan menjawab kerinduan-kerinduan terhadap itu semuanya," ujar Mahyeldi saat peresmian Asrama Baru Perguruan Thawalib, Selasa.


Mahyeldi berharap, Perguruan Thawalib dapat berperan menjaga falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Perguruan Thawalib diharapkan kembali menghadirkan ulama yang bukan hanya berkelas nasional tapi juga akan berkelas dunia.

Hadir mendampingi Mahyeldi, Wali Kota Padang Panjang, Fadlly Amran mengatakan, alumni Perguruan Thawalib banyak yang jadi pemimpin dan memberikan pengaruh. Dasar ilmu kepemimpinan di Thawalib perlu dipertahankan dan diberikan kepada santri.

"Semoga lulusan Thawalib menjadi ulama yang memiliki leadership.Kepada wali santri hendaknya juga bertanggung jawab di keluarga, mempertahankan prinsip yang diajarkan di Thawalib," katanya.

Mahyeldi bersama Fadly, juga melihat kondisi gedung baru pesantren Thawalib serta menyapa para siswa baru disana. Tim Diskominfotik Sumbar, mewawancarai salah satu orangtua yang mengantar anaknya yang baru pertama kali masuk pesantren.

"Saya sangat senang dengan gedung barunya, kamarnya bersih, rapih dan punya basemant juga, saya harap semoga anak saya betah belajar menuntut ilmu disini," ujar Bu Mery (41) yang berasal dari Aceh Tenggara.

Dalam peresmian tersebut tampak hadir, anggota DPR RI yang merupakan Ketua Pembina Yayasan Perguruan Thawalib, Guspardi Gaus, Ketua DPRD Padang Panjang, Mardiansyah, Forkopimda, jajaran pejabat Pemko dan undangan lainnya.

Gedung asrama yang diresmikan ini, merupakan bangunan yang rampung pada tahap I. Pembangunannya dimulai November 2021 lalu. Terdiri dari 8 kamar, 1 kamar diisi 16 santri. Adapun total luas keseluruhan yaitu 48x36 meter persegi untuk 22 kamar sehingga menampung 352 santri. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah