Muscab Serentak Partai Demokrat di Sumbar, Mulyadi: Ketua DPC Ditentukan Tim Lima

Al Imran | Minggu, 17-07-2022 | 21:08 WIB | 771 klik | Kota Bukittinggi
<p>Muscab Serentak Partai Demokrat di Sumbar, Mulyadi: Ketua DPC Ditentukan Tim Lima<p>

Ketua Partai Demokrat Sumatera Barat, Mulyadi memberikan arahan pada pembukaan Muscab Partai Demokrat se-Sumbar di Bukittinggi, Ahad. (hamriadi)

BUKITTINGGI (17/7/2022) - Calon ketua dewan pimpinan cabang (DPC) di tingkat kabupaten/kota, ditentukan oleh tim lima. Terdiri dari ketua umum, Sekjen, Kepala BP-OKK, Ketua provinsi dan sekretaris.

"PAC (pimpinan anak cabang-red) banyak yang tak paham, bahwa kini kewenangannya hanya mengusulkan. Tidak lagi memutuskan. Calon ketua (tingkat kabupaten/kota) ditentukan oleh tim lima," ungkap Ketua Partai Demokrat Sumatera Barat, Mulyadi di Bukittinggi, Ahad.

Pernyataan itu disampaikan Mulyadi, saat memberikan arahan pada musyawarah cabang (Muscab) bersama Partai Demokrat se-Sumbar. Sebanyak 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat, mengikuti Muscab untuk kepengurusan periode 2022-2027 mendatang.


Karena masih minimnya informasi tentang perubahan mekanisme pemilihan calon ketua ini, Mulyadi meminta jajaran pengurus provinsi, untuk makin intensif menyosialisasikan perubahan AD/ART partai beserta petunjuk teknis lainnya pada seluruh kader.

Dijelaskan Mulyadi, nama-nama yang diusulkan jadi kandidat ketua dalam Muscab ini, nantinya akan menjalani fit and proper test oleh tim lima. Mulyadi meminta, perubahan ini untuk dihayati seluru kader. Sehingga, mindset (cara pandang) ikut berubah.

"Ini merupakan terobosan baru di konstitusi partai kita. Tujuannya, agar ajang pemilihan ini tak lagi terjebak di pola transaksional. Tak lagi ada kader yang lebih mementingkan keuntungan pribadi ketimbang partai, setelah terpilih nanti," tukas dia.

Mulyadi kembali mengingatkan seluruh kader di Sumatera Barat, untuk meneladani pendiri partai, Susilo Bambang Yudhoyono dan ketua umum, Mas AHY (Agus Harymurti Yudhoyono-red).

Dimana, keduanya selalu mengajarkan seluruh kader, untuk menjalankan politik yang santun, yang cerdas serta mengutamakan kepentingan yang lebih besar.

"Ciri khas partai demokrat, kadernya tak menghalalkan segala cara untuk jadi pimpinan partai. Ini yang ditekankan pendiri dan ketua umum kita," terang Mulyadi.

Mulyadi menegaskan, dirinya akan merasa bangga jadi ketua, apabila seluruh kader memegang prinsip tersebut.

"Saya akan merasa terhormat sebagai ketua, jika seluruh kader memegang prinsip dan teguh dengan komitmen partai ini," tegas dia. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar