Lima Pria dan 3 Wanita Diamankan Satpol PP Padang di Kamar Penginapan, Ditemukan Anak di Bawah Umur

Al Imran | Rabu, 20-07-2022 | 21:01 WIB | 316 klik | Kota Padang
<p>Lima Pria dan 3 Wanita Diamankan Satpol PP Padang di Kamar Penginapan, Ditemukan Anak di Bawah Umur<p>

Personel Satpol PP Padang, tengah memeriksa satu per satu kamar di sebuah penginapan di Jalan Thamrin, Kelurahan Parak Rumbio, Kecamatan Padang Selatan, Selasa malam. (humas)

PADANG (19/7/2022) - Satpol PP Padang menemukan lima orang laki-laki dan 3 orang perempuan di sejumlah kamar pada sebuah penginapan di Jalan Thamrin, Kelurahan Parak Rumbio, Kecamatan Padang Selatan, Selasa malam.

"Setelah kita lakukan pengawasan ke lokasi itu, diamankan MF (23), MR (20), DK (19), KP (17), T (30), LN (22), MS (19) dan DP (15) di sejumlah kamar di penginapan tersebut," ungkap Kepala Bidang Trantibum dan Tranmas Satpol PP Padang, Deni Harzandy, Rabu.

Penertiban ke penginapan itu, menindaklanjuti keresahan masyarakat di sekitar lokasi. Warga melaporkan, penginapan itu kerap menerima pasangan bukan suami istri menginap.


"Saat pemeriksaan, ditemukan satu wanita dan tiga lelaki dalam satu kamar. Kemudian, ada juga yang kedapatan oleh petugas seorang lelaki yang bersembunyi di bawah sofa," ungkap Deni.

Saat diperiksa ke kamar yang diduga ada pasangannya, ungkap Deni, ditemukan seorang wanita. Namun gelagatnya tampak berbeda. Kemudian, dipastikan kembali. Ternyata, ada seorang lelaki separuh telanjang ada di kamar itu.

"Saat ditanyai surat nikah, mereka tidak bisa menunjukkannya dan mereka kita amankan dulu ke Mako Satpol PP," terang Deni Harzandy.

Sesampai di Mako, mereka semua diserahkan ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Padang, untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan.

"Kita tunggu hasil dari PPNS. Jika ada yang bekerja sebagai PSK, kita kirim ke Panti Rehabilitasi Andam Dewi Solok untuk pembinaan lebih lanjut," tutur Deni Harzandy.

Selain itu, Satpol PP juga melakukan pemanggilan terhadap pemilik penginapan yang diduga telah melanggar Perda No 11 Tahun 2005 dan perizinan sesuai aturan.

"Kita akan berikan teguran dan peringatan keras kepada pemilik tempat penginapan yang tidak sesuai aturan, demi menjaga Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat di Padang," tegas Deni Harzandy.

Tidak itu saja, Satpol PP juga akan melakukan pemanggilan terhadap orang tua mereka, agar bisa dilakukan pembinaan bersama pihak keluarga di Mako Satpol PP.

"Sebelum keluar, kita tetap melakukan skrining HIV dan penyakit menular lainnya. Kita juga akan melakukan pembinaan bersama pihak keluarga serta mereka membuat surat perjanjian yang diketahui pihak keluarga sebagai penjamin," tukas dia.

Deni Harzandy mengajak masyarakat Kota Padang agar bersama-sama melakukan pengawasan Trantibum di lingkungan masing-masing. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar