Diduga Ada Konflik Asmara, Remaja Asal Kalideres Gantung Diri di Kos-kosan Mandiangin

Al Imran | Jumat, 22-07-2022 | 11:53 WIB | 163 klik | Kota Bukittinggi
<p>Diduga Ada Konflik Asmara, Remaja Asal Kalideres Gantung Diri di Kos-kosan Mandiangin<p>

Tim Inavis Polres Bukititinggi mendatangi lokasi seorang anak kos yang meninggal gantung diri di kos-kosan Jl. Simpang Mandiangin No. 95 B RT.001 / RW.001 Kelurahan Campago Ipuah Mandiangin, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.

BUKITTINGGI (22/7/2022) - Seorang remaja 21 tahun dengan alamat Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jl. Kalideres Permai Citra 7 Blok A10 No. 32 Kelurahan Kalideres Jakarta Barat, dilaporkan gantung diri di pintu jendela kamarnya.

Korban diketahui bernama Wahyu Anggara tersebut didapati tewas gantung diri, Jumat sekitar 08.00 WIB, oleh Stevani Novalia (20).

Peristiwa ini sontak membuat warga Jl. Simpang Mandiangin No. 95 B RT.001 / RW.001 Kelurahan Campago Ipuah Mandiangin, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), kota Bukittinggi geger.


Pihak terkait yang datang ke lokasi kejadian bersama petugas berwenang lainnya, mendapatkan barang bukti (BB) sehelai kain sarung, jilbab dan karton bertuliskan kalimat semacam pesan-pesan.

Informasi didapatkan, korban dikabarkan datang dari Jakarta ke Bukittinggi sudah satu Minggu, tujuan mencari pacarnya bernama Vani.

Korban tinggal di rumah kost di Jl. Simpang Mandiangin No.95 B RT. 001/ RW 001 setempat. Pada Kamis (21/7/2022), sekitar pukul 20.00 WIB, korban dan pacarnya Vani berkomunikasi secara video call dengan HP.

Dalam komunikasi itu dilaporkan sedikit ada pertengkaran keduanya. Lalu, sekitar pukul 03.06 WIB korban mencatting Vani agar datang ke tempat kostnya.

Vani — yang tinggal di Gulai Bancah tempat tantenya — sekitar pukul 08.00 WIB sampai di tempat kost korban, dan melihat korban di kamar sudah meninggal dalam keadaan gantung diri di pintu jendela kamarnya.

Melihat peristiwa itu, Mahasiswa UIN Kubang Putih Kabupaten Agam, alamat KTP Jorong Iradat Kenagarian Kurnia Koto Salak, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya terkejut.

Warga mengetahui ada peristiwa tersebut lalu menghubungi pihak berwajib. Saat ini kasus sudah dalam penyelidikan pihak berwenang. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar