Basril Basyar Menang Mutlak di Konfrenprov XII, Pimpin PWI Sumbar untuk Periode Ketiga

Al Imran | Minggu, 24-07-2022 | 08:14 WIB | 243 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Basril Basyar Menang Mutlak di Konfrenprov XII, Pimpin PWI Sumbar untuk Periode Ketiga<p>

Ketua Umum PWI, Atal S Depari menyerahkam Pataka PWI pada Basril Basyar yang terpilih sebagai Ketua PWI Sumbar periode 2022-2027 di Konferprov XII di aula kantor gubernur Sumbar, Sabtu. (daniwarti)

PADANG (23/7/2022) - Basril Basyar menang mutlak dalam pemilihan ketua PWI Sumbar periode 2022-2027 di arena Konferensi provinsi (Konferprov) XII yang digelar di aula kantor gubernur Sumbar, Sabtu.

Dia menang dalam pemilihan yang digelar secara voting (pemungutan suara) tertutup. Basril Basril berhasil meraup suara sebanyak 123. Mengalahkan pesaingnya, pejabat petahana, Heranof yang hanya meraih 51 suara. Sebanyak 5 suara dinyatakan batal.

"Hasil voting Ketua PWI Sumbar di Konferprov XII ini, Heranof 51 suara dan Basril Basyar memperoleh 123 suara, suara tidak sah 5," ujar Ketua Pelaksana Sawir Pribadi usai penghitungan suara.


Sementara, untuk posisi Ketua Dewan Kehormatan Daerah (DKD), juga dilangsungkan secara voting. Hasilnya, terpilih Zul Efendi dengan mengumpulkan suara 104, Guspen Khairul (32), Zulnadi (29) dan M. Khudri (3).

BeBe, demikian Basril Basyar karib disapa, terpilih dalam pleno pemilihan dengan pimpinan sidang Amirudin, Sukri Umar (sekretaris) dan anggota Sawir Pribadi serta dua orang perwakilan PWI cabang.

Sebelum pemilihan, terdapat tiga orang calon ketua PWI Sumbar. Yaitu Basril Basyar, Heranof dan Saribulih.

Panitia akhirnya menyatakan Saribulih tak memenuhi syarat sebagai calon. Sehingga hanya BeBe dan Heranof, calon yang berhak maju ke arena pemilihan yang dihadiri Ketua Umum PWI, Atal S Depari dan Ketua Bidang OKK PWI Pusat itu.

BeBe merupakan ketua PWI Sumbar dua periode. Periode kemarin, mantan Komisaris PT Semen Padang ini, merupakan Ketua DKD PWI Sumbar.

Kali ini, dia terpilih kembali sehingga BeBe mencatatkan diri sebagai ketua untuk periode ketiga kalinya.

Konferda XII ini diikuti oleh 450 anggota PWI biasa dan ratusan anggota muda dari berbagai cabang di 19 kabupaten dan kota se-Sumbar.

Sebelum pemilihan, Ketua PWI Pusat, Atal S Depari mengungkapkan kekhawatirannya atas terus menurunnya kualitas pers saat ini.

Atal mengatakan, hal tersebut menjadi perhatian dan tanggung jawab seluruh pengurus PWI, karena PWI merupakan organisasi wartawan yang jumlah anggotanya paling besar.

"Ciri-ciri jurnalisme yang mulai hilang dari dalam diri wartawan terlihat sekarang ini, kita paham. Sekarang wartawan jika merilis berita beberapa menit kemudian di update terus menerus, sehingga informasi dari berita tersebut sering berubah-ubah. Terutama berita yang heboh," tuturnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus, bahwa saat ini, eksistensi media mengalami penurunan, masyarakat saat ini lebih tertarik melihat gawai daripada membaca berita di koran maupun majalah.

"Oleh sebab itu, media harus berusaha menempatkan karya-karya jurnalistik yang lebih menarik dan kreatif, sehingga diminati masyarakat. Oleh karena itu kita harus kompak membantu meningkatkan kompetensi para wartawan," ujarnya.

Sinergisitas

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi saat membuka secara resmi Konferensi XII PWI Sumbar ini menyampaikan, sinergitas media tidak hanya berkontribusi kepada anggotanya. Namun juga kepada pemerintah daerah, masyarakat dan wartawan.

Mahyeldi juga menyinggung keterbatasn APBD di Sumbar dan kebutuhan infrastruktur cenderung menjadi penurunan. Oleh karena itu ia membutuhkan dukungan dari media dalam menghadirkan potensi dan memberikan kontrbusi dalam pembangunan nasional.

"Melalui karya-karya tulisan yang diciptakan media, akan banyak menghadirkan produk-produk tulisan yang dapat meningkatkan pembangunan ekonomi di Sumbar," kata Mahyeldi.

Dia juga mengatakan, dengan dilakukannya pemilihan pengurus PWI yang baru pada konferensi ke XII tersebut, semoga PWI lebih kompak.

Wartawan yang di media perlu memiliki kemampuan bertahan dan mengembangkan diri, hal tersebut sangat diperlukan pada masa kini dan di masa yang akan datang.

"PWI mampu mengikuti perubahan yang terjadi di industri media dan informasi serta perubahan paradigma dalam bidang sosial, politik, pemerintahan dan interaksi kita sebagai warga dalam masyarakat."

"Semoga para wartawan kian profesional dan makin sejahtera. Kita berharap para wartawan makin leluasa menjalankan profesinya dan senantiasa menjunjung tinggi etika profesi," harap Mahyeldi.

Turut hadir dalam konferensi XII tersebut, Anggota DPRD Sumbar, Nurnas, Mufti Syarfie (mantan ketua PWI Sumbar), unsur Forkopimda.

Kemudian, Kepala Dinas Kominfotik Sumbar, Jasman Rizal dan undangan lainnya. (dni)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar