Kemenlu RI Tetapkan Sumbar jadi Tuan rumah Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia 2023

Al Imran | Minggu, 24-07-2022 | 12:21 WIB | 156 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Kemenlu RI Tetapkan Sumbar jadi Tuan rumah Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia 2023<p>

Wagub Sumbar, Audy Joinaldy bersama Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah saat penutupan BSBI tahun 2022 secara virtual, di ruang serbaguna Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Sabtu. (humas)

SAMARINDA (23/7/2022) - Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy menilai, penunjukan Sumatera Barat sebagai tuan rumah pertunjukan Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) tahun 2023 mendatang, jadi suatu kehormatan dan kebanggaan.

"Kami berterimakasih kepada pihak Kemenlu atas kepercayaannya festival seni tersebut diselenggarakan di Sumatera Barat," ujar Audy usai penutupan BSBI tahun 2022 secara virtual, di ruang serbaguna Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Sabtu.

Pada penunjukan itu, Audy Joinaldy bersama Kadis Pariwisata, Luhur Budianda serta Shaifullah (Kadis Kebudayaan) dan Dedy Diantolani (Kadispora) hadir langsung di lokasi kegiatan.


Kegiatan ini, turut dihadiri Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Hadir juga Bupati Kukar, Edi Damansyah yang diwakili Sekretaris Daerah, Sunggono, didampingi Asisten II Setkab Kukar, Wiyono dan Kadis Pariwisata Kukar, Slamet Hadiraharjo.

Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah sampaikan apreasi pada Pemkab Kukar, karena telah menjadi tuan rumah yang baik dari agenda penutupan Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) yang berlangsung secara hybrid melalui Ruang Serbaguna, Kantor Bupati Kukar.

"Kami sangat gembira. pemerintah daerah memberi dukungan yang sangat besar, mulai dari pelatihan hingga penutupan hari ini," kata Teuku Faizasyah.

Kemlu RI, sebut Teuku, melihat keseriusan yang dicurahkan oleh Pemerintah daerah Kukar, agar penutupan program beasiswa non-gelar dari Pemerintah Indonesia untuk para pemuda dari negara-negara sahabat ini, berjalan lancar dan memiliki dampak positif terhadap seni dan budaya Nusantara di mata dunia.

Peranan diplomasi budaya sebagai bagian dari diplomasi publik menjadi alat yang efektif untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat di suatu negara melalui jalur resmi kebudayaan.

Dengan dilaksanakan BSBI oleh Kemenlu yang bekerjasama dengan Perwakilan RI serta Sanggar-sanggar Seni mitra BSBI. Diharapkan memberi ketertarikan budaya kepada para Diaspora Indonesia, Indonesianis, maupun WNA yang tertarik pada budaya Indonesia.

Diujung acara penutupan tersebut, ditampilkan tari dari sanggar seni dan musik group Syofiani dari Padang menampilkan tarian Salendang. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar