Mahyeldi Kisahkan Cara Bung Hatta Mengkritik Sukarno di Jalan Santai Warga Agam

Al Imran | Minggu, 24-07-2022 | 22:02 WIB | 157 klik | Kota Padang
<p>Mahyeldi Kisahkan Cara Bung Hatta Mengkritik Sukarno di Jalan Santai Warga Agam<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama istri, Harneli Bahar menaklukan tanjakan dari Gunung Padang hingga ke Air Manih, dalam kegiatan jalan santai Rang Agam di Kota Padang, Ahad pagi. (humas)

AGAM (24/7/2022) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi bersama istri, Harneli Bahar dan 100-an orang warga Kabupaten Agam di Kota Padang, gelar jalan santai, Ahad. Acara ini bertajuk 'Jalan Santai Rang Agam Kota Padang.'

Rute yang ditempuh cukup menantang, karena banyak tanjakan serta turunan tajam sepanjang rute dari Gerbang Gunuang Padang, Siti Nurbaya hingga Pantai Aia Manih.

Mahyeldi yang sekaligus Dewan Pembina Kerukunan Keluarga Agam (KKA), dalam sambutannya bercerita tentang bagaimana peran para tokoh-tokoh Agam dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia dan bagaimana peran tokoh tersebut hadir ketika negara ini sedang berada di dalam kesulitan.


"Tokoh-tokoh sejarah itu bisa kita jadikan semangat, contoh dan suri tauladan. Seperti bagaimana surat kritikan yang ditulis Hatta kepada Bung Karno yang tidak pernah terpublish, terjaga dengan baik, dan tidak pernah terpublikasi ke masyarakat," ungkap dia.

"Sehingga, hal tersebut membuktikan kepada kita bagaimana etika atau cara orang Minangkabau ketika mengkritik," tambah Mahyeldi.

Mahyeldi mengatakan, bahwa banyak tokoh-tokoh pahlawan nasional berasal dari Agam seperti H. Agus Salim, Buya Hamka, Sutan Syahrir, M Natsir dan lainnya.

Itu sebabnya, Mahyeldi mengatakan, peninggalan para tokoh-tokoh tersebut akan dijadikan objek wisata historis di Ranah Minangkabau.

"Kita sebagai orang Agam, harus bisa menjaga apa yang diwariskan pendahulu kita. Sehingga, hal tersebut menjadi bukti sejarah, bahwa orang Minangkabau yang banyak berkontribusi untuk kemajuan negara Indonesia ini sejak dulu," urai dia.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum KKA, Guspardi Gaus menyampaikan, acara jalan santai tersebut juga bertujuan sebagai ajang silaturahmi para perantau di Kabupaten Agam yang berada di Kota Padang.

"Dengan adanya kegiatan Jalan Santai ini, diharapkan para perantau yang ada di Kota Padang, dan banyaknya tokoh-tokoh Kabupaten Agam yang ada di Padang, dapat terjalin silaturahmi semakin baik lagi," tuturnya.

Di samping itu juga, kegiatan ini sangat penting dan menjadi pelopor untuk menyatukan antara ranah dan rantau, yang dimana sangatlah penting bagi pertumbuhan ekonomi Pemerintah Daerah Sumatera Barat.

Dalam jalan santai yang dimulai pukul 06.30 WIB itu, tampak Mahyeldi beserta Harneli, menyapa hangat warga lain di sepanjang rute. Tak lupa, meladeni permintaan swafoto warga yang sedang olahraga di sepanjang rute. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kota Padang