Hari Anak Nasional, Nevi: Anak Harus Steril dari Kekerasan Fisik maupun Mental

Al Imran | Senin, 25-07-2022 | 18:06 WIB | 129 klik | Nasional
<p>Hari Anak Nasional, Nevi: Anak Harus Steril dari Kekerasan Fisik maupun Mental<p>

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat II, Hj Nevi Zuairina.

JAKARTA (25/7/2022) - Seluruh anggota keluarga mulai dari Ayah, Bunda dan saudara adik-kakak, mesti jadi team solid untuk saling menjaga dan melindungi dari praktek perundungan (bully). Karena, perundungan ini telah mampu menjadikan seorang anak setingkat Sekolah Dasar (SD) akhirnya meninggal dunia akibat depresi.

Demikian dikatakan Anggota DPR RI asal Sumatera Barat II, Hj Nevi Zuairina, pada kesempatan hari anak nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli. Perundungan ini jadi keprihatinan politisi perempuan PKS ini.

"Keluarga merupakan tempat terbaik untuk tumbuh kembang anak, baik dari fisik, psikis maupun spiritualnya," ungkap Nevi.


Dikatakan Nevi, anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Mereka anak-anak adalah buah hati orang tua dan keluarga, sehingga sangat penting agar masa depan mereka terjamin dan selamat dari dari segala kekerasan baik tekanan fisik maupun mental.

Nevi menambahkan, kekerasan terhadap anak yang belakangan ini terjadi memberi sinyal bahwa betapa kita harus kerja ekstra keras menjaga moral anak anak kita agar tetap beradab dan memiliki empati yang tinggi terhadap sesama.

Momentum hari anak nasional tahun 2022 ini, lanjut Nevi, mesti kita jadikan tonggak untuk meningkatkan kepedulian semua pilar bangsa Indonesia, baik orangtua, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media massa dan pemerintah terhadap pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak. Melalui kepedulian dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi.

"Kita semua sudah menyadari, bahwa spirit hari anak ini adalah bagaimana kita menjaga dan melindungi anak sebagai aset dan masa depan kemajuan bangsa Indonesia."

"Untuk memperkuat anak untuk Indonesia Maju, menjadi tantangan bagi kita para orang tua dalam mendidik anak-anak untuk memiliki pondasi kuat dalam cara berpikir, bertindak dan penguatan mental spiritual. Generasi yang cinta Al Quran lah yang nantinya menjadi insan yang memiliki ideologi kuat penjaga moral dan keutuhan bangsa," jelas Nevi.

Legislator Sumatera Barat II ini mengingatkan, akan pengaruh kecanduan gadget dengan berbagai platformnya, dimana memiliki dampak yang tidak diduga apakah menjadi arah yang baik atau semakin merusak.

"Tak bisa dimungkiri, kehidupan anak zaman sekarang begitu akrab dengan teknologi digital. Kehadiran gadget bisa memudahkan kehidupan manusia, mulai dari membantu bekerja, belajar, berbelanja, atau sekadar mencari hiburan."

"Namun, ada juga dampak negatif dari gadget ini, sehingga para orang tua harus hati-hati dan disiplin mengarahkan dan membatasi anak-anak dalam penggunaan gadget. Karena ternyata bisa meningkatkan risiko kecanduan," ungkap Nevi.

Nevi mengajak setiap elemen, menciptakan lingkungan yang sehat untuk anak, agar masa depan mereka menjadi pilar penting untuk membangun bangsa yang semakin maju baik fisiknya, maupun mentalnya dengan perilaku yang sangat beradab menjadi panutan semua umat.

Nevi juga mengingatkan, bahwa yang berperan dan bertanggungjawab menjaga serta melindungi anak bukan hanya pemerintah dan negara. Namun, garda utama adalah keluarga dan lingkungan masyarakat sekitar. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar