Simak Juga Naskah Proklamasi di Jakarta dan Padang Panjang

Di Balik Kertas Teks Proklamasi Asli Terdapat Pengumuman, Ini Bunyi Kalimatnya

Al Imran | Minggu, 31-07-2022 | 23:53 WIB | 99 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Di Balik Kertas Teks Proklamasi Asli Terdapat Pengumuman, Ini Bunyi Kalimatnya<p>

Logo resmi HUT RI Tahun 2022.

PADANG (31/7/2022) - Tahukah anda, di kertas bagian belakang naskah asli Teks Proklamasi terdapat kalimat pengumuman tentang deklarasi kemerdekaan Republik Indonesia yang dibacakan dwi tungal Sukarno-Hatta, pada 17 Agustus 1945.

Naskah ini dibacakan di rumah Laksamana Tadashi Maeda, Jalan Meiji Dori, sekarang dikenal dengan nama Jalan Imam Bonjol Nomor 1, Jakarta Pusat. (Naskah rekomendasi sebagai Bangunan Cagar Budaya Nomor Ba-0004/TANCB/17/05/2013).

Tulisan pengumuman itu bunyinya sebagai berikut:


"Berita Istimewa.. Berita Istimewa..

Pada hari ini, tgl 17 bln 8, 2605

di Djakarta telah dioemoemkan

proklamasi jg boenjinja Kemerdekaan

Indonesia"

Dikutip dari laman cagarbudaya di kemdikbud.go.id, diperoleh keterangan bahwa naskah Proklamasi ini ditulis pada lembar kertas berwarna putih dari blocknote. Terdapat lebih kurang 15 lubang pada bagian tengah kertas bekas dimakan serangga.

Warna kertas berubah jadi kuning kecoklatan, pada bagian tengah dan bawah terdapat bercak kecoklatan yang disebabkan oleh reaksi kimia bahan perekat pada cellotape yang mengering.

Seluruh kalimat masih terbaca jelas. Saat ini permukaan kertas bagian belakang dilapis dengan tisu Jepang agar tidak patah karena kertas sudah gtas dan berlubang.

Kertas naskah pernah dilipat empat sehingga bekas lipatannya masih tampak jelas.

Naskah tulisan tangan ini sempat dibuang karena dianggap tidak diperlukan lagi, tetapi kemudian diambil dan disimpan oleh Burhanuddin Mohammad Diah sebagai dokumen pribadi, setelah berakhirnya rapat perumusan naskah proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945.

Kemudian, pada baris kedua paragraf pertama terdapat bercak berwarna coklat tua yang menutup bagian akhir dari kata "kemerdekaan". Diketahui, naskah ini ditulis oleh Soekarno pada dini hari, Jumat tanggal 17 Agustus 1945.

Pada tahun 1995 lalu, Burhanuddin Mohammad Diah menyerahkan naskah orisinal tersebut kepada Presiden Soeharto dan pada tahun yang sama, naskah disimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar