Akademisi Unand Minta KPU Tegas dalam Verifikasi Parpol Calon Peserta Pemilu 2024

Al Imran | Senin, 01-08-2022 | 23:14 WIB | 127 klik | Kab. Pesisir Selatan
<p>Akademisi Unand Minta KPU Tegas dalam Verifikasi Parpol Calon Peserta Pemilu 2024<p>

Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar bersama Dr Asrinaldi (pengamat politik Universitas Andalas) saat jadi pemateri pada Rapat Koordinasi Persiapan Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2024 Tingkat Kabupaten Pesisir Selatan, di Painan, Senin. (tusrisep)

PESISIR SELATAN (1/8/2022) - Dr Asrinaldi, pengamat politik Universitas Andalas mengatakan, perlu ketegasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam melaksanakan verifikasi parpol peserta pemilu 2024.

"Ketegasan KPU dalam menyelenggarakan tahapan verifikasi parpol, jelas harus dilakukan. Mulai dari konteks tahapan administrasi maupun faktual di lapangan," terangnya usai gelaran Rapat Koordinasi Persiapan Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2024 Tingkat Kabupaten Pesisir Selatan, di Painan, Senin.

Dosen Ilmu Politik dan Doktor Studi Kebijakan Fisip Universitas Andalas itu menambahkan, sample yang diambil dari keanggotaan itu harus konsisten.


Sehingga, legitimasi bagi parpol untuk membuktikan keanggotaan dan persyaratan wajib lainnya itu ada.
Seperti, apakah parpol ini ada anggota atau tidak, sesuai disyaratkan undang-undang atau tidak, ada kantornya, ada pengurusnya, ada keterwakilan perempuannya dan itu harus dilihat ke semuanya.

"Itulah yang akan diuji petik oleh KPU, sehingga peserta nantinya benar-benar peserta yang berkualitas sesuai dengan aturan," ujar Asrinaldi.

"Kalau tidak, justru akan berdampak ke kualitas dari partai politik itu sendiri," tegasnya.

Sementara itu, Epaldi Bahar, Ketua KPU Pesisir Selatan menyebut, komitmen kami (selaku penyelenggara) sama dengan pelaksanaan pemilu-pemilu sebelumnya.

"KPU pasti melakukan seluruh tahapan ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ucapnya.

Bila dalam pelaksanaan, tambahnya, terdapat sesuatu yang menimbulkan masukan atau kritikan dari masyarakat, tentu sangat terbuka untuk menerima masukan dari stake holder.

"Harapan kita, seluruh tahapan ini berjalan dengan baik," kata Epaldi.

Menyoal berapa jumlah parpol yang akan melalui verifikasi, paparnya,
dari data yang diterima saat ini, ada 38 partai politik yang telah mengambil akun sipolnya di KPU RI.

"Artinya potensi yang akan mendaftar sekitar 38 parpol," ujar Epaldi.

Nah, berapa pada akhirnya mendaftar, terang dia lagi, KPU masih menunggu hingga tanggal 14 Agustus 2022.

"Atau sampai berakhirnya pendaftaran di KPU RI," kata Epaldi. (tsp)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah