Empat Pengurus Parpol Tak Lolos PT Konsultasi ke Help Desk KPU Sumbar

Al Imran | Kamis, 04-08-2022 | 22:12 WIB | 202 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Empat Pengurus Parpol Tak Lolos PT Konsultasi ke Help Desk KPU Sumbar<p>

Sekretaris Tim Asisten KPU Sumbar, Rahman Al Amin. (humas kpu sumbar)

PADANG (4/8/2022) - Empat pengurus partai politik (Parpol) yang tak memenuhi ambang batas parlemen (parliamentary threshold/PT) 4% pada pemilu 2019 lalu, datangi helpdesk (tim asistensi) KPU Sumbar.

Diketahui, pendaftaran Parpol calon peserta pemilihan umum (Pemilu) 2024 telah dibuka dan berlangsung mulai 1-14 Agustus 2022. Seluruh proses pendaftaran berlangsung di KPU RI. Walaupun begitu, pengurus tingkat provinsi di Sumatera Barat, tampaknya memanfaatkan tahapan ini untuk sekadar silaturahmi sekaligus berkonsultasi.

Sekretaris Tim Asistensi KPU Sumbar, Rahman Al Amin mengatakan, sejak dibuka pada 1 Agustus hingga Kamis ini, sudah empat pengurus partai politik tingkat provinsi yang berkunjung. Mereka bertanya soal proses pendaftaran, verifikasi dan penetapan partai politik peserta Pemilu 2024.


"Hari ini, Kamis 4 Agustus 2022, ada tiga parpol yang datang, Partai Berkarya, Partai Parsindo dan PKP. Hari sebelumnya, Rabu, Partai Reformasi yang berkunjung," ungkap Rahman.

"Mekanisme tahapan pendaftaran partai politik itu berpusat di KPU RI. Tidak ada proses pendaftarannya di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota," tambah dia.

Sebagai informasi, Pasal 414 UU No 17 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) berbunyi: "Partai Politik Peserta Pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4% (empat persen) dari jumlah suara sah secara nasional untuk ikut dalam penentuan perolehan kursi anggota DPR."

Artinya, partai politik (Parpol) yang berhak menempatkan wakilnya di parlemen (Dewan Perwakilan Rakyat/DPR RI) harus meraih suara minimal 4% dari total suara sah secara nasional pada Pemilu 2019.

Dengan adanya aturan ambang batas parlemen ini, di Pemilu 2019 lalu terdapat 7 partai yang gagal melenggang ke Senayan. Partai-partai ini meraih suara kurang dari 4%, sehingga tidak diperhitungkan dalam perhitungan perolehan kursi DPR RI periode 2019-2024.

Berikut 7 Parpol yang gagal menempatkan wakilnya di parlemen pada Pemilu 2019:

  1. Perindo: 3,74 juta suara (2,67%)
  2. Partai Berkarya: 2,93 juta suara (2,09%)
  3. PSI: 2,65 juta suara (1,89%)
  4. Partai Hanura: 2,16 juta suara (1,54%)
  5. Partai Bulan Bintang: 1,1 juta suara (0,79%)
  6. Partai Garuda: 702,53 ribu suara (0,5%)
  7. PKPI: 312,78 ribu suara (0,22%)

Verifikasi Faktual

Dikatakan Rahman, untuk proses verifikasi faktual Parpol, akan dilakukan pada 15 Oktober sampai 4 November 2022.

Yang akan diverifikasi faktual di tingkat provinsi nantinya adalah kepengurusan Parpol dan domisili kantor.

Sedangkan di tingkat kabupaten/kota, verifikasi faktual itu mencakup tiga hal yakni kepengurusan, domisili kantor dan keanggotaan.

Diketahui, data itu per 29 Juli 2022, pukul 13.00 WIB, sebanyak 47 Parpol dinyatakan KPU RI telah memiliki akun sistem informasi partai politik atau Sipol. Rinciannya, 39 partai nasional dan 8 partai lokal Aceh.

Berikut daftar parpol yang sudah memiliki akun Sipol:

A. Partai lokal Aceh

  • 1. Partai Adil Sejahtera
  • 2. Partai Aceh
  • 3. Partai Generasi Atjeh Beusaboh Tha'at Dan Taqwa
  • 4. Partai Soliditas Independen Rakyat Aceh
  • 5. Partai Islam Aceh
  • 6. Partai Darul Aceh
  • 7. Partai Nanggroe Aceh
  • 8. Partai Amanat Reformasi

B. Partai Nasional

  • 1. Partai Golongan Karya
  • 2. Partai Bhinneka Indonesia
  • 3. Partai Hati Nurani Rakyat
  • 4. Partai Bulan Bintang
  • 5. Partai Swara Rakyat Indonesia
  • 6. Partai Rakyat Adil Makmur
  • 7. Partai Persatuan Indonesia
  • 8. Partai Demokrat
  • 9. Partai NasDem
  • 10. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
  • 11. Partai Solidaritas Indonesia
  • 12. Partai Keadilan dan Persatuan
  • 13. Partai Ummat
  • 14. Partai Gelombang Rakyat Indonesia
  • 15. Partai Kebangkitan Nusantara
  • 16. Partai Pandu Bangsa
  • 17. Partai Persatuan Pembangunan
  • 18. Partai Republikku Indonesia
  • 19. Partai Keadilan Sejahtera
  • 20. Partai Pergerakan Kebangkitan Desa
  • 21. Partai Garda Perubahan Indonesia
  • 22. Partai Gerakan Indonesia Raya
  • 23. Partai Amanat Nasional
  • 24. Partai Negeri Daulat Indonesia
  • 25. Partai Buruh
  • 26. Partai Berkarya
  • 27. Partai Kebangkitan Bangsa
  • 28. Partai Reformasi
  • 29. Partai Kedaulatan
  • 30. Partai Republik
  • 31. Partai Mahasiswa Indonesia
  • 32. Partai Pelita
  • 33. Partai Pemersatu Bangsa
  • 34. Partai Rakyat
  • 35. Partai Damai Kasih Bangsa
  • 36. Partai Demokrasi Rakyat Indonesia
  • 37. Partai Damai Sejahtera Pembaharuan
  • 38. Partai Republik Satu
  • 39. Partai Kedaulatan Rakyat. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar