Keluyuran, 12 Siswa dari Dua SMK di Padang Diamankan Satpol PP

Satpol PP dan Polri/TNI Geledah Tas dan Barang Bawaan Siswa di Dua SMK, Test Urine Juga

Al Imran | Jumat, 05-08-2022 | 18:57 WIB | 132 klik | Kota Padang
<p>Satpol PP dan Polri/TNI Geledah Tas dan Barang Bawaan Siswa di Dua SMK, Test Urine Juga<p>

Personel Satpol PP Padang, menggiring 12 siswa SMKN 1 Sumbar dan SMK Profesional Padang ke Mako Satpol PP, Kamis. Mereka diamankan karena kedapatan tengah keluyuran di jam pelajaran. (humas)

PADANG (5/8/2022) - Satpol PP Padang bersama personel Polresta Padang dan TNI, melakukan razia ke dalam dua sekolah di Padang, sepanjang Jumat. Tas dan barang bawaan siswa SMKN 1 dan SMKN 5 Sumbar yang jadi lokasi razia, diperiksa satu per satu.

"Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan tak adanya senjata tajam ataupun Narkoba," ungkap Kasatpol PP Padang, Mursalim.

Selain itu, terang Mursalim, di kedua sekolah itu juga dilakukan test urine. "Pelaksanaan test urine ini dilakukan personel BNN Sumbar," tambah dia.


Diamankan 12 Siswa Keluyuran

Sehari sebelumnya, sebanyak 12 pelajar SMK yang keluyuran di luar lingkungan sekolah saat jam belajar berlangsung, diamankan Satpol PP Padang, Kamis. Mereka tercatat sebagai siswa SMKN 1 Sumbar dan SMK Profesional Padang.

"Mereka ditertibkan petugas sedang keluyuran di luar lingkungan sekolah di kawasan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji," ungkap Kasatpol PP Padang, Mursalim, Jumat.

Keduabelas pelajar tersebut, delapan orang diantaranya merupakan siswa SMKN 1 Sumbar yakni FR (16), MI (16), IZ (17), AS (16), AK (16), MR (16), FA (16) dan JB (16). Sisanya, berasal dari SMK Profesional Padang, MG (17), RW (17), MT (16) dan JS (17).

Sebelumnya, Satpol PP dan Polri telah memberikan imbauan terkait tidak dibolehkannya pelajar berada di luar sekolah saat jam pelajaran berlangsung.

"Penertiban ini dilakukan sebagai bentuk uji kepatuhan para pelajar terhadap imbauan yang telah disampaikan pemerintah," ungkap dia.

"Juga dalam rangka mencegah siswa keluyuran saat jam belajar berlangsung, demi menjaga kondusivitas wilayah Kota Padang dari aksi tawuran pelajar," tambahnya.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Deni Harzandy mengatakan, siswa yang kedapatan berada di tempat umum dan nongkrong di warung saat jam belajar sedang berlangsung, langsung dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku.

"Sesuai aturan, mereka yang kita amankan, kita lakukan pendataan, serta diberikan edukasi dan pengarahan kepada pelajar yang disaksikan pihak keluarga," ungkap Deni.

"Mereka dipulangkan bersama pihak keluarga masing-masing," tambah Deni sembari menyebut, penertiban terhadap pelajar yang berada di luar sekolah saat jam pelajaran berlangsung akan terus dilaksanakan. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar