200 Pecatur Ikuti Open Turnamen Catur Bupati Agam Cup I

Al Imran | Sabtu, 06-08-2022 | 19:30 WIB | 10215 klik | Kab. Agam
<p>200 Pecatur Ikuti Open Turnamen Catur Bupati Agam Cup I<p>

Pengurus Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Sumatera Barat, Azraf Zawir WN didampingi Panitia Pelaksana Open Turnament Catur Bupati Agam Cup I, Hendra Sadri melihat pecatur saling adu strategi di laga pembukaan, Sabtu. (humas)

AGAM (6/8/2022) - Turnamen catur yang digelar Percasi Agam, jadi salah satu penanda majunya Sumber Daya Manusia (SDM) di Luhak nan Tuo ini.

Hal itu dikatakan Pengurus Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Sumatera Barat, Azraf Zawir WN, saat membuka Open Turnamen Catur Bupati Agam Cup I, Sabtu. Sebanyak 200 pecatur yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Sumatera mengikuti iven ini.

"Biasanya kalau kemana-mana, saya selalu menyampaikan jadikan catur untuk peningkatan SDM. Tapi kali ini, saya cukup grogi di Agam, open turnamen ini sudah membuktikan bahwa SDM di Agam sudah maju," kata Azraf Zawir saat membuka kejuaraan di Lubuk Basung.


Menurut Azraf, Agam sejak dulu memang dikenal sebagai daerah pencetak tokoh-tokoh hebat. Bahkan dikatakan, Agam merupakan salah satu pusat peradaban Minangkabau.

"Banyak tokoh-tokoh yang lahir di sini, Bung Hatta, Agus Salim, Hamka dan masih banyak lagi. Agam merupakan salah satu luhak di Minangkabau," katanya.

Disampaikan, open turnamen catur Bupati Agam Cup I juga merupakan salah satu ajang mencetak para pecatur andal. Untuk itu, pihaknya mengapresisi iven yang digagas Percasi Agam dan pemerintah daerah itu.

"Terima kasih pak bupati, sudah ada Bupati Agam Cup I. Semoga ada lagi kelanjutannya untuk tahun-tahun kedepan," harap dia.

Dia juga mengapresiasi panitia yang mampu menghadirkan para pecatur dari Pulau Sumatera dan Jawa. Bahkan, pihaknya merasa kaget dengan total peserta mencapai 200 orang.

"Tadi saya melihat ada pecatur yang dari Jawa, Aceh, Jambi. Turnamen ini layak disebut turnamen Sumatera dan Jawa," sebutnya.

Dia juga berharap, melalui iven yang digelar Kabupaten Agam dapat kembali mengirim atlet-atlet catur di ajang yang lebih tinggi. Menurutnya, mencetak pecatur andal merupakan tantangan bagi Percasi Agam.

"Semoga Agam kembali bisa mengirim pecatur handal di Porprov, ini merupakan tantangan bagi Percasi Agam," tutupnya.

Pelajar dan Non Master

Sementara, Panitia Pelaksana Open Turnament Catur Bupati Agam Cup I, Hendra Sadri mengatakan, iven yang digelar Percasi Agam dalam rangka menyambut HUT RI ke-77 itu terbagi kedalam beberapa kategori.

"Kami panitia menghadirkan para pecatur untuk dua kategori, yakni pelajar dan non-master, total ada sebanyak 200 pecatur" ujarnya.

Disebutkan Hendra, kategori pelajar terdiri dari tingkatan SMP dan SMA se-Kabupaten Agam. Sedangkan kategori non-master merupakan pecatur pemula dari beberapa provinsi di Sumatera.

"Dari form registrasi kami melihat, peserta yang mendaftar ada yang berasal dari Aceh, Jambi, Sumatera Utara, Pekanbaru dan daerah lainnya," sebut Hendra.

Terkait turnamen, Hendra menerangkan, ketentuan pertandingan menggunakan Sistem Swiss Manager 25 menit. Peraturan yang digunakan sesuai dengan aturan Fide dan Percasi.

"Peserta pemegang buah putih, wajib membawa perlengkapan catur berupa papan catur dan pengukur waktu," katanya.

Bagi para pemenang nantinya, panitia menyediakan total hadiah puluhan juta rupiah. Pemenang non-master peringkat pertama bakal menerima uang tunai Rp2,5 juta, kedua Rp2 juta, ketiga Rp1 juta, keempat Rp600 ribu, kelima Rp400 ribu, juara 6-10 masing-masing Rp200 ribu.

"Sementara untuk SMP dan SMA hadiah masing-masing, peringkat pertama Rp500 ribu, kedua Rp400 ribu, ketiga Rp300 ribu, peringkat 4-10 masing-masing Rp100 ribu," sebutnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar