KUA PPAS Bukittinggi 2023 Disahkan, Target PAD Ditambah Rp6,376 Miliar dari yang Diusulkan

Al Imran | Senin, 15-08-2022 | 17:55 WIB | 234 klik | Kota Bukittinggi
<p>KUA PPAS Bukittinggi 2023 Disahkan, Target PAD Ditambah Rp6,376 Miliar dari yang Diusulkan<p>

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar memberikan sambutan pada paripurna pengesahan KUA-PPAS 2023 pada rapat paripurna yang digelar Senin. (hamriadi)

BUKITTINGGI (15/8/2022) - Ketua DPRD Bukittinggi, Benny Yusrial menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Badan Anggaran serta seluruh anggota DPRD dan Pemerintah Kota Bukittinggi khususnya TAPD yang telah menyelesaikan pembahasan KUA-PPAS 2023 dengan semangat yang luar biasa dan tidak kenal waktu.

"Proses pembahasan telah selesai dilaksanakan dan hasilnya sudah disetujui dalam Rapat Gabungan Komisi dan Paripurna Internal pada 10 Agustus 2022, sehingga hari ini dapat dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatannya," ungkap Benny Yusrial saat memimpin sidang paripurna pengesahan KUA-PPAS 2023, Senin.

Diketahui, pada 15 Juli 2022 lalu, Wali Kota Bukittinggi telah menghantarkan Rancangan KUA-PPAS 2023 berdasarkan RKPD dan mengacu pada pedoman penyusunan APBD.


Ketua Badan Anggaran DPRD Bukittinggi, M Angga Alfarici dalam laporannya menjelaskan bahwa PAD bertambah sebesar Rp6,376 miliar lebih atau 4,15% dari rancangan awal Rp153,572 miliar.

"Target PAD di 2023 menjadi Rp159,948 miliar lebih setelah pembahasan. Penambahan ini dilihat dari pertumbuhan PAD pada periode 2021 yang digunakan sebagai dasar untuk proyeksi PAD 2023," ungkap Angga.

Kemudian, pendapatan transfer bertambah sebesar Rp36 miliar atau 7,69% dari rancangan awal Rp468,221 miliar. Sehingga, menjadi Rp504,221 miliar setelah pembahasan.

"Hal ini didukung dengan terjadinya pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik," ungkapnya.

Untuk belanja operasi setelah dilakukan finalisasi berkurang sebesar Rp1,764 miliar dari rancangan awal Rp747,990 miliar sehingga menjadi Rp746,226 miliar.

Untuk Belanja Modal berkurang sebesar Rp54,056 miliar dari Rp200,115 miliar menjadi Rp146,059 miliar.

Belanja Tidak Terduga setelah finalisasi disepakati menjadi Rp7,5 miliar. Belanja Transfer disepakati sebesar Rp10,533 miliar.

Untuk Penerimaan Pembiayaan yang berasal dari sisa lebih penghitungan anggaran tahun sebelumnya, diperhitungkan sebesar Rp43 miliar.

Selanjutnya, Sekretaris DPRD Bukittinggi, Ade Mulyani membacakan draft Berita Acara Kesepakatan Bersama KUA PPAS TA 2023 sekaligus Berita Acara Kesepakatan tentang Penambahan Kegiatan/Sub Kegiatan baru pada KUA PPAS yang tidak terdapat dalam RKPD TA 2023.

Kemudian, diikuti Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA PPAS APBD Kota Bukittinggi Tahun 2023 oleh Wali Kota dan Pimpinan DPRD.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menjelaskan, penyusunan KUA dan PPAS Bukittinggi 2023 ini, berdasarkan RKPD 2023 sekaligus merupakan penjabaran tahun ketiga dari RPJMD Kota Bukittinggi Tahun 2021-2026.

Selain sebagai upaya pencapaian visi dan misi pembangunan daerah, RKPD juga mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2023, sebagai wujud implementasi bahwa perencanaan pembangunan daerah adalah merupakan bagian dan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar