Gubernur Ajak Aktivis PII Sumbar Bersama Atasi Kompleksitas Persoalan Pelajar

Al Imran | Rabu, 17-08-2022 | 11:47 WIB | 562 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Gubernur Ajak Aktivis PII Sumbar Bersama Atasi Kompleksitas Persoalan Pelajar<p>

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi foto bersama dengan pengurus wilayah PII Sumatera Barat di istana gubernuran, Senin pagi. (istimewa)

PADANG (16/8/2022) - Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Sumatera Barat, beraudiensi sekaligus bersilaturrahmi dengan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi di Istana Gubernur Sumatera Barat, Senin pagi.

Pertemuan berlangsung sekitar satu jam lebih. Kehangatan perbincangan dimulai oleh Taufikul Hakim, Ketua Umum PW PII Sumatera Barat, yang menyampaikan keresahannya terkait bagaimana kondisi pelajar Sumatera Barat baru-baru ini.

Soal tawuran antar pelajar, budaya hedonis pelajar yang tak mudah diatasi, rendahnya minat baca dan lain sebagainya.


Menanggapi hal demikian, Mahyeldi memberikan motivasi dan harapan agar PII, sebagai organisasi pelajar bisa berperan aktif, menjadi garda terdepan dalam menghadapi dinamika sosial dan budaya pelajar yang semakin hari semakin kompleks.

"PII harus hadir ditengah-tengah kompleksitas persoalan pelajar. PII juga diharapkan menjadi motor pemersatu antar sekolah, antar pelajar, bukankah PII lahir untuk itu? Terciptanya kesempurnaan pendidikan dan kebudayaan yang berdasarkan Islam bagi segenap bangsa Indonesia dan Ummat manusia," ungkap Mahyeldi.

Dulu terjadi pertentangan antara kaum santri dan kaum sekolah umum, PII hadir untuk mempersatukan itu. "Sekarang terjadi kompleksitas persoalan pelajar, PII juga harus hadir dan bertanggungjawab menyelesaikan dan mencarikan berbagai solusi terhadap persoalan tersebut," tantang diq.

"Kami sebagai orang yang diberi amanah, sebagai Gubernur Sumatera Barat saat ini, tentu juga bertanggungjawab dan tak membiarkan PII sendiri menghadapi dinamika dan persoalan tersebut, tapi bersama-sama lah kita mengurusnya," ajak Mahyeldi disusul gelak tawa Pengurus PII yang hadir.

Jadi, Pemerintah dan PII harus berkaloborasi, jangan biarkan pemerintah sendiri mengurus pelajar, PII tentu lebih tau kondisi ril pelajar, karena dunia mereka dunia pelajar. "Oleh karena itu beri masukan kami, jangan sungkan-sungkan, sebab 15-20 tahun kedepan, anda lah yang akan menjadi pemimpin di negara ini, menjadi Bupati, Walikota, Gubernur, dan Presiden," ungkap Mahyeldi memotivasi.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PII Sumatera Barat, Taufikul Hakim juga sekaligus mengundang Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi untuk menghadiri Pembukaan Konferensi Wilayah ke-26 Pelajar Islam Indonesia (PII) Sumatera Barat yang akan berlangsung pada tanggal 25 Agustus 2022 bertempat di Istana Bung Hatta (Gedung Tri Arga), Bukittinggi.

Konferensi Wilayah ke-26 Pelajar Islam Indonesia (PII) Sumatera Barat mengusung tema : "Regenerasi Kepemimpinan Profetik, berbudaya dan beradab dalam menguatkan peran sebagai pemersatu ummat."

Turut mendampingi gubernur dalam pertemuan tersebut, Kepala Biro Umum Provinsi Sumatera Barat, Syefdinon dan Staf Khusus Gubernur Sumatera Barat, Jen Zuldi. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar