Akun @MahyeldiSP Dukung Pesulap Merah Bongkar Perdukunan

Al Imran | Rabu, 17-08-2022 | 19:42 WIB | 503 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Akun @MahyeldiSP Dukung Pesulap Merah Bongkar Perdukunan<p>

Ilustrasi.

PADANG (17/8/2022) - Akun instagram @MahyeldiSP mendukung Marcel Radhival alias pesulap merah membuka praktek curang dalam perdukunan di tanah air.

"Semoga ananda @marcelradhival1 dikuatkan dalam setiap kegiatannya untuk membuka tabir kebenaran. Amiin," tulis @MahyeldiSP dalam statusnya, Senin (16/8/2022).

Postingan dukungan akun @MahyeldiSP ini, telah disukai 1.735 orang. Kemudian, dikomentari oleh 25 follower akun tersebut.


Unggahan ini, kemudian mendapat respon positif dari pemilik akun @_rki_payakumbuh. Dia menulis, "Barakallah buat pesulap merah. Moga Allah beri kekuatan dan istiqomah. Aamiin."

Dukungan serupa disampaikan pemilik akun @fitridewifatma6395. Dia menuliskan tagar dukungan disertai tandai hati, #supportpesulapmerah .

Sementara, @marcelradhival1 di insta storynya menuliskan tentang masalah yang dihadapinya pasca membongkar praktek perdukunan.

"Pasal 317 KUHP tentang pengaduan palsu dan fitnah udah siap nih, jadi penjara auto rame sama dukun, bisa saling bikin konten settingan nggk tuh ya dipenjara," tulis pesulap merah itu.

"Yuk dukun mana lagi yang mau blunder? Jadi sekali angkat jaring saya bisa dapat banyak nih."

Pesulap merah kemudian mengedukasi followernya yang telah mencapai angka 237 ribu lebih tentang pelarangan praktek perdukunan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

"Praket perdukungan terlarang di Indonesia sesuai Pasal 545, 546 dan 547 KUHP. Monggo panjenengan cek sendiri pasalnya," tulisnya.

Diketahui, Pasal 545, 546 dan 547 KUHPidana mencakup perbuatan-perbuatan yang memanfaatkan kepercayaan orang terhadap hal-hal bersifat supernatural, sehingga telah merendahkan Tuhan dan bersifat menipu korban yaitu perbuatan meramalkan nasib (Pasal 545).

Sementara, memperdagangkan jimat dan mengajarkan ilmu untuk menghindar dari bahaya dalam melakukan perbuatan pidana (Pasal 546) dan memakai jimat saaat bersaksi di pengadilan (Pasal 547 KUHPidana).

Berikut teks Pasal 545, 546 dan 547 itu:

Pasal 545 KUHPidana

(1) Barangsiapa pencahariannya menjadi ahli tujuan meramalkan atau menerangkan mimpi, dihukum kurungan enam hari atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 375,--. (2) Jika pada waktu melakukan pelanggaran itu belum lalu satu tahun sejak ketetapan putusan hukuman yang dahulu bagi sitersalah karena pelanggaran serupa itu juga, maka hukuman itu dapat dilipat dua.

Pasal 546 KUHPidana

Dengan hukuman kurungan selama-lamanya tiga bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 4.500,--, dihukum: 1e. barangsiapa menjual, menawarkan, menyerahkan, membagikan, atau menyediakan untuk dijual atau untuk dibagikan jimat, penangkal atau benda lain, dengan berdalih benda itu ada kesaktiannya; 2e. barangsiapa mengajarkan ilmu atau kepandaian, yang dimaksudnya menerbitkan kepercayaan, bahwa orang dapat melakukan perbuatan yang dapat dihukum, dengan tidak akan mendapat sesuatu bahaya.

Pasal 547 KUHPidana

Saksi yang dalam persidangan pengadilan memakai jimat atau penangkal pada waktu ia harus memberi keterangan dengan bersumpah, dalam hal undang-undang memerintahkan supaya keterangan itu diberikan atas sumpah, dihukum kurungan selama-lamanya sepuluh hari atau denda sebanyak-banyaknya Rp750. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar