Pawai Alegoris di Agam Picu Perputaran Uang Hingga Rp3 Miliar

Al Imran | Kamis, 18-08-2022 | 20:56 WIB | 253 klik | Kab. Agam
<p>Pawai Alegoris di Agam Picu Perputaran Uang Hingga Rp3 Miliar<p>

Pedagang kaki lima melayani pembeli yang merupakan penonton pawai alegoris di Lubuk Basung, Kamis. (humas)

AGAM (18/8/2022) - Perputaran uang saat pelaksanaan pawai alegoris kemerdekaan di Kabupaten Agam, Kamis, diprediksi mencapai Rp2,5 hingga Rp3 miliar.

"Angka tersebut dihitung berdasarkan asumsi seluruh transaksi masyarakat yang menyangkut pelaksanaan pawai," ungkap Kepala Disperindagkop UKM Agam, Dedi Asmar.

Untuk Lubuk Basung, ungkap dia, diprediksi terjadi transaksi sekitar Rp900 juta. Belum lagi pawai dan kegiatan hiburan masyarakat ini, juga digelar di 15 kecamatan lainnya.


"Diprediksi, perputaran uang bisa Rp2,5 hingga Rp3 miliar di seluruh Kabupaten Agam," terangnya.

Asumsi transaksi itu, sebut Dedi, seperti di antaranya pendapatan pedagang dadakan, rumah makan, tempat sewa pakaian, toko alat tulis, toko bangunan, digital printing, salon sampai kepada jasa angkutan.

"Ambil contoh pedagang dadakan yang jumlahnya seratusan, paling tidak rata-rata jual beli bisa capai Rp1 juta per orang. Terjadi transaksi Rp100 jutaan. Itu baru di Lubuk Basung saja," papar Dedi.

Dedi menilai sangat wajar terjadi perputaran uang langsung di masyarakat dalam jumlah besar selama pawai alegoris ataupun pada rangkaian peringatan HUT ke-77 RI.

"Karena ini iven tahunan, ditambah lagi sudah dua tahun tidak digelar akibat pandemi. Jadi wajar perputaran uang langsung cukup besar," katanya.

Dedi menambahkan, pelaksanaan pawai alegoris dan rangkaian HUT ke-77 RI lainnya di Kabupaten Agam memang memberikan dampak terhadap masyarakat, khususnya bagi pedagang.

"Artinya, pelaksanaan ini selain menjadi sarana hiburan masyarakat juga membawa berkah bagi perekonomian masyarakat," ujarnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar