SMAN 2 Bukittinggi Ditetapkan jadi Cagar Budaya Nasional, Ini Harapan Gubernur

Al Imran | Sabtu, 20-08-2022 | 06:31 WIB | 145 klik | Kota Bukittinggi
<p>SMAN 2 Bukittinggi Ditetapkan jadi Cagar Budaya Nasional, Ini Harapan Gubernur<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi membubuhkan paraf pada prasasti peresmian gedung SMAN 2 Bukittinggi jadi gedung cagar budaya, Jumat. (humas)

BUKITTINGGI (19/8/2022) - Gedung SMAN 2 Bukittinggi ditetapkan jadi Heritage School atau Cagar Budaya Nasional.

"SMAN 2 Bukittinggi, adalah rahim yang darinya lahir orang-orang besar, yang peran dan pikirannya sangat bermanfaat bagi kemajuan bangsa pada zamannya," ujar Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat peresmian, Jumat.

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti yang rencananya akan ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan, Nadiem Makarim, yang pada peresmian itu diberi paraf oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi.


Selain itu, penandatanganprasasti sekolah piloting kewirausahaan oleh menteri Pariwisata dan Ekonomi dan Kreatif, Sandiaga Uno, yang pada kesempatan tersebut diparaf oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Barlius.

SMAN 2 Bukittinggi yang dahulunya bernama Kweek School atau sekolah raja, didirikan kolonial Belanda pada 1873.

Diketahui, banyak melahirkan tokoh-tokoh nasional seperti Tan Malaka, AH Nasution, Sutan Syahrir, Dahlan Abdullah serta para pejabat tinggi lainnya.

Membuka acara tersebut, Mahyeldi menyebut, selain banyak tokoh pahlawan nasional, para murid SMAN 2 Bukittinggi juga banyak yang berprestasi.

Salah satunya, yang terbaru adalah komandan upacara HUT RI ke-77 di istana merdeka, Kolonel Andike Sri Mutia. Dia merupakan alumni SMAN 2 Bukittinggi angkatan 1995.

Mahyeldi berharap, SMAN 2 Bukittinggi menjadi sekolah unggulan karena banyak orang-orang hebat merupakan alumni dari SMA tersebut.

Dia mewajibkan para siswa SMAN 2 Bukittinggi, mampu mengukir dan mewariskan tokoh-tokoh sejarah baik nasional maupun internasional.

"Bukittinggi pada sejarahnya dulu dikenal sebagai Ibukota Republik Indonesia. Dengan adanya heritage school ini, diharapkan akan mengokohkan Bukittinggi sebagai kota bersejarah di Indonesia. Hal tersebut merupakan nilai jual bagi Bukittinggi," kata Mahyeldi.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, mengapresiasi apa yang telah dilakukan SMAN 2 Kota Bukittinggi.

Hal ini harus diwariskan kepada generasi muda, sehingga sejarah sekolah ini dapat dijadikan cikal bakal apa yang akan dilakukan selanjutnya.

Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Bukittinggi, Ermizar mengatakan, kegiatan ini selain memeriahkan ulang tahun Kweek School SMAN 2 Bukittinggi ke-166 juga sebagai pengukuhan Heritage School sebagai cagar budaya nasional pertama yang ada di sumbar. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar