Purus jadi Kampung Tematik Elo Pukek

Pungut Sampah di Laut, Nelayan Bakal dapat kompensasi

Al Imran | Senin, 22-08-2022 | 09:49 WIB | 296 klik | Kota Padang
<p>Pungut Sampah di Laut, Nelayan Bakal dapat kompensasi<p>

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono didampingi Hendri Septa (Wako Padang) dan jajaran, mencoba tradisi elo pukek bersama Nelayan Purus, Ahad. (humas)

PADANG (21/8/2022) - Tradisi Elo Pukek (menjaring ikan dari bibir pantai) oleh nelayan Pantai Purus, bakal jadi ikon wisata unggulan di ibu kota provinsi Sumbar ini.

Elo Pukek ini merupakan kearifan lokal masyarakat yang kemudian dijadikan salah satu dari 11 program unggulan (Progul) Wali Kota Padang, Hendri Septa.

"Di Pantai Purus ini, kita telah membangunkan sebuah gapura sebagai penanda kampung tematik pariwisata Elo Pukek ini," ungkap Hendri Septa, Ahad.


Peresmian gapura ini merupakan rangkaian kegiatan Bulan Cinta Laut (BCL) di tingkat Kota Padang. BCL ini ditujukan untuk mengurangi volume sampah di perairan laut.

Peresmian gapura itu, dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP), Sakti Wahyu Trenggono.

"Alhamdulillah kita telah membangun sebuah gapura Kampung Elo Pukek yang hari ini diresmikan Pak Menteri. Kita mengakui tradisi elo pukek merupakan kearifan lokal yang tiada duanya. Semoga anak kemenakan kita terus mewarisi tradisi ini sampai kapanpun," harap Hendri.

"Alhamdulillah kampung tematik Elo Pukek di Purus ini memiliki daya tarik dan akan kita sinergikan dengan pariwisata ke depan."

"Semoga menjadi destinasi wisata baru yang menjanjikan di Kota Padang nantinya," urai Hendri Septa

Sementara, Sakti Wahyu Trenggono menyebut, Program BCL bukan sekadar mengajak masyarakat membersihkan sampah di pantai, namun mendorong nelayan untuk mengambil sampah di laut dan hasilnya akan dikonversi sesuai harga terendah ikan saat itu.

"Kita menilai pelaksanaan program BCL akan mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi laut. Program ini bahkan tidak hanya jadi solusi masalah sampah laut, tapi juga memberi manfaat ekonomi bagi para nelayan," urainya.

Dikatakan, BCL adalah salah satu program Ekonomi Biru dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dalam rangkaian acara ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga menggelar festival Maelo Pukek di Pantai Purus yang melibatkan para nelayan dan masyarakat pesisir pantai.

Di waktu yang sama, juga digelar pameran program BCL di antaranya berisi kegiatan bersih-bersih pantai dari sampah plastik, meresmikan desa tematik elo pukek, memberikan apresiasi bakti nelayan dan siswa, konservasi serta lainnya.

Dalam kesempatan itu hadir Anggota DPD RI Emma Yohana, Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar Andri Yulika, unsur Forkopimda dan sejumlah pimpinan OPD di Pemko Padang. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar