Program Kreasimuda Jauh Lampau Target

Al Imran | Selasa, 23-08-2022 | 17:52 WIB | 159 klik | Nasional
<p>Program Kreasimuda Jauh Lampau Target<p>

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar bersama Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dan jajaran lainnya, foto bersama usai kegiatan KEJAR Prestasi Generasi Muda Indonesia (KREASIMUDA), di SMESCO Convention Hall, Jakarta, Selasa siang. (humas)

JAKARTA (23/8/2022) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) gelar hadirkan sedikitnya 3.000 orang pelajar tingkat SD, SMP, SMA/sederajat serta mahasiswa dalam iven KEJAR Prestasi Generasi Muda Indonesia (KREASIMUDA).

Acara yang digelar secara hybrid ini, dipusatkan di SMESCO Convention Hall, Jakarta, Selasa siang ini. Kegiatan ini dalam rangka mendorong penguatan inklusi keuangan di kalangan pelajar dan mahasiswa dengan menabung di perbankan, yang diharapkan mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan.

"Kalau kita lihat kondisi ekonomi Indonesia saat ini relatif lebih baik dari negara lain, karena kita punya generasi muda yang jumlahnya lebih besar. Generasi muda bisa jadi tiang ekonomi Indonesia," ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar.


Manfaat dari menabung itu, menurutnya, akan jadi potensi yang dahsyat bagi negara. "Lakukan aktivitas menabung, proses investasi, menjadikan masa depan kalian lebih kuat dan sejahtera bagi semua bangsa," tukas Mahendra pada kegiatan yang diinisiasi bersama Kementerian/Lembaga dan Industri Perbankan itu.

Hadir dalam acara itu, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawas IKNB, Ogi Prastomiyono, Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Friderica Widyasari Dewi.

Kemudian, Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan, Lana Soelistianingsih, Dirjen Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Kiki Yulianti dan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni serta Dirjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI, Muhammad Ali Ramdani.

Dalam dialog di acara itu yang dipandu oleh Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Friderica Widyasari Dewi, Mahendra Siregar mengajak generasi muda terus menabung untuk turut berkontribusi membangun perekonomian negara.

Sementara itu, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto meminta pelajar dan mahasiswa, semakin giat menabung. Selain bisa membantu perekonomian negara juga bisa mendukung masa depan mereka.

"Saya percaya, adik-adik mampu memimpin Indonesia, mampu menjadi wirausahawan tangguh, mampu menjadi menteri bahkan menjadi presiden. Makanya mulai menabung dari sekarang. Menabung lalu asuransi dan saya yakin nanti ke depan masa depan kita akan cerah," katanya.

Sementara itu, Friderica Widyasari Dewi meminta para pelajar untuk terus menabung yang bermanfaat untuk semakin pandai membuat perencanaan keuangan yang penting untuk masa depan.

"Anak-anak harus bisa memisahkan pengeluaran untuk kebutuhan dan keinginan. Itu harus bisa dibedakan dan uangnya bisa ditabung sekaligus menyiapkan perencanaan keuangan, belajar hidup hemat dan punya masa depan yang bagus," katanya.

Friderica juga mengatakan program satu pelajar satu rekening, atau tabungan Simpanan Pelajar sekarang sudah mencapai 76,73 persen dari 64,6 juta pelajar di tahun 2021 dengan total nilai Rp27,66 triliun. Adapun target tahun 2022 adalah sebanyak 80 persen pelajar yang memiliki rekening.

Sejak 2015, khusus untuk pelajar OJK mengeluarkan Program Simpanan Pelajar (Simpel). Kemudian di tahun 2020 OJK meluncurkan program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dan Program Simpanan Mahasiswa dan Pemuda (SiMuda) yang merupakan implementasi dari Keputusan Presiden RI No 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung (HIM).

Kegiatan KREASIMUDA kali ini mengangkat tema "Wujudkan Generasi Muda yang Kreatif, Inovatif, dan Inklusif" yang meliputi rangkaian kegiatan pembukaan rekening, penerbitan Surat Edaran (SE) yang mendukung Program KEJAR, publikasi, sosialisasi dan edukasi keuangan secara masif kepada para pelajar serta mahasiswa.

Selama periode KREASIMUDA (1 Juli hingga 15 Agustus 2022), terdapat pembukaan rekening tabungan sebanyak 738.853 rekening pelajar terdiri dari 694.955 rekening SimPel/SimPel iB dan 43.898 rekening pelajar lainnya.

Total nominal tabungan sebesar Rp104,37 miliar yang terdiri dari Rp45,02 miliar untuk tabungan SimPel/SimPel iB, dan Rp59,35 miliar untuk tabungan anak lainnya.

Angka ini jauh melebihi dari target kegiatan KREASIMUDA untuk pembukaan rekening tabungan segmen anak/pelajar dan mahasiwa yaitu sebanyak 250.000 rekening.

Selain itu, digelar juga kegiatan sosialisasi dan edukasi keuangan kepada pelajar/mahasiswa maupun perangkat sekolah sebanyak 2.404 kegiatan yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia yang diikuti lebih dari 273.436 peserta.

Dalam acara ini juga telah dilakukan peluncuran Program SiMUDA Gen 2 sebagai jawaban kebutuhan masyarakat khususnya bagi kelompok usia 18-30 tahun terhadap produk tabungan berjangka untuk tujuan investasi dan atau lainnya, dalam rangka peningkatan kemampuan perencanaan keuangan. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar