Erman Safar: Pemko akan Kooperatif dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Pembangunan RSUD

Al Imran | Jumat, 26-08-2022 | 22:04 WIB | 260 klik | Kota Bukittinggi
<p>Erman Safar: Pemko akan Kooperatif dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Pembangunan RSUD<p>

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar.

BUKITTINGGI (26/8/2022) - Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar memastikan, Pemko beserta jajaran akan kooperatif dalam pemeriksaan dugaan korupsi pembangunan RSUD yang dibangun pada tahun anggaran 2018-2022.

"Apapun data ataupun orang yang diminta untuk dihadirkan, Pemko Bukittinggi akan menyajikannya," ungkap Erman usai rapat Paripurna tentang hantaran rancangan perubahan KUA dan PPAS Kota Bukittinggi tahu 2022 di ruang utama sidang DPRD, Jumat siang.

Erman mengaku, belum melakukan pembicaraan lebih jauh terkait langkah hukum yang akan dilakukan, bila dalam proses penyidikan nantinya, ada aparatur Pemko Bukittinggi yang ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejati Sumbar.


Diberitakan sebelumnya, Kantor Dinkes Bukittinggi digeledah Timsus Kejati Sumbar, Kamis (25/8/2022). Setelah tuntas lakukan penggeledahan, sejumlah dokumen yang terkait dengan pembangunan RSUD yang dikerjakaan dalam tahun jamak itu, tampak diamankan petugas.

Ketua Tim Pemeriksa dari Kejati Sumbar, Ilham Wahyudi menjelaskan, penggeledahan ini dilakukan untuk memperoleh dokumen dalam mendukung penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi, dalam pembangunan RSUD Bukittinggi.

"Hingga saat ini, sudah 20 orang yang dimintai keterangan, termasuk rekanan. Namun, kita masih dalam upaya melengkapi dokumen dalam mendukung penyidikan. Belum ada penetapan tersangka atas kasus ini, karena proses penyidikan tengah berjalan," jelas Ilham Wahyudi.

Pantauan di lapangan, penggeledahan arsip dilakukan di eks Kantor Dinas Kesehatan dan Labor Kesehatan di Simpang Aur Kuning. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar