Budi Waseso Lantik Mahyeldi dan Audy jadi Ka Mabida-Ketua Kwarda Pramuka Sumbar

Al Imran | Sabtu, 27-08-2022 | 09:37 WIB | 184 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Budi Waseso Lantik Mahyeldi dan Audy jadi Ka Mabida-Ketua Kwarda Pramuka Sumbar<p>

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso lantik Mahyeldi sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Ka Mabida) Pramuka Sumbar di gubernuran Sumbar, Jumat. (humas)

PADANG (25/8/2022) - Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso lantik Mahyeldi sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Ka Mabida) Pramuka Sumbar.

Kemudian, juga mengukuhkan Audy Joinaldy sebagai Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumbar masa bakti 2022 - 2027. Pelantikan ini digelar di auditorium gubernuran Sumbar, Jumat.

Pada kegiatan yang dihadiri oleh Sekjen Kwarnas, Mayjen (Purn) Bachtiar serta pengurus Kwarcab se-Sumbar ini, jugadilangsungkan pelantikan Ketua dan anggota Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) untuk masa bakti yang sama, yang diketuai, Edwarsyah Ramli.


Dalam sambutannya usai prosesi pelantikan, Budi Waseso mengimbau segenap pengurus Kwarda, tetap jalankan gerakan disiplin nasional dan peduli siap bantu masyarakat yang terkena dampak covid.

Sumando Minangkabau ini juga mengajak untuk mengembalikan marwah Pramuka sebagai kepanduan yang mumpuni.

"Pramuka itu suatu kekuatan. Di Pramuka ada pendidikan karakter bangsa untuk generasi kedepan," ungkap Buwas, demikian dia karib disapa.

"Harus ada dukungan anggaran yang memadai. Karena itu, dengan gubernur selaku Kamabida dan Wakil gubernur sebagai Ketua Kwarda, saya yakin dukungan moril dan materil untuk Kwarda Sumbar sangat baik. Bahkan jika perlu, kita berharap Jamnas berikutnya nanti ada di Padang," tambah Buwas.

Mahyeldi menyambut baik hal tersebut dan meminta kepada pengurus Kwarda dan Kwarcab se Sumbar untuk berkolaborasi dan bersinergi, menghadirkan Gerakan Pramuka yang terbaik dalam rangka menyiapkan calon pemimpin jelang Indonesia Emas nanti.

Mahyeldi juga menyampaikan harapan agar Sumbar memiliki bumi perkemahan yang representatif, dengan luas minimal 20 hektar. Ini untuk mendukung berbagai kegiatan kepramukaan di Sumbar.

"Kepada pengurus Pramuka, mari hadirkan semangat kolaborasi dan sinergi, berkontribusi menyiapkan generasi penerus menyambut Indonesia emas. Satu yang belum kita punya saat ini adalah bumi perkemahan yang representatif, minimal seluas 20 hektar. Kalau ada kabupaten dan kota yang punya potensi itu, silahkan," pinta Mahyeldi.

Hal senada juga disampaikan Audy. Menurutnya, jadi pengurus Kwarda merupakan tugas besar yang harus dipikul bersama.

Dia berharap Mabida memberikan perhatian, baik moril maupun materil demi kemajuan gerakan pramuka Sumbar.

"Kita ingin Gerakan Pramuka harus jadi gerakan positif yang membantu berbagai persoalan di tengah masyarakat, terutama mengurangi penyalahgunaan narkoba di Sumbar," harapnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar