Jangan Ketinggalan! Kemenag Buka Sertifikasi Halal Gratis Tahap II, Simak Panduannya

Al Imran | Minggu, 28-08-2022 | 17:58 WIB | 285 klik | Nasional
<p>Jangan Ketinggalan! Kemenag Buka Sertifikasi Halal Gratis Tahap II, Simak Panduannya<p>

Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH, Mastuki

JAKARTA (27/8/2022) - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau pelaku usaha untuk segera memanfaatkan fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) Tahap 2 dengan mekanisme pernyataan pelaku usaha (self declare) melalui laman ptsp.halal.go.id.

"Segera saja, pelaku UMK untuk mendaftar Sehati Tahap 2. Jangan sampai ketinggalan. Karena program ini hanya kita buka sampai 17 September 2022," ujar Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH, Mastuki, dikutip dari laman Kemenag.go.id, Sabtu.

Sehati tahap 2, lanjut Mastuki, dibuka mulai 24 Agustus dan berakhir 17 September 2022. Pada program kali ini, BPJPH menyediakan kuota 324.834 sertifikasi halal gratis.


"Ini harus dimanfaatkan oleh rekan-rekan UMK. Karena banyak keuntungannya bila produk kita sudah bersertifikat halal," ujar Mastuki di booth BPJPH pada pameran Muslim Fest 2022, di ICE BSD, Serpong, Tangerang, Sabtu.

"Pertama, sertifikasi halal pasti akan meningkatkan kepercayaan konsumen. Misalnya ada dua produk yang secara umum diketahui halal, seperti keripik singkong, nah yang satu ada label halalnya yang satu tidak ada. Konsumen, pasti pilih yang ada label halalnya," ungkap dia.

Keuntungan kedua produk bersertifikat halal menurut Mastuki adalah adanya nilai tambah. "Pendapatan juga bisa bertambah," kata mantan Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kemenag ini menjelaskan.

Bagi pelaku usaha yang masih bingung atau pun ragu mendaftar Sehati tahap 2, Mastuki menyarankan agar berkonsultasi ke BPJPH.

"Kebetulan, sejak kemarin sampai besok BPJPH sedang membuka layanan konsultasi di kegiatan Muslim Fest 2022 ini. Manfaat kesempatan ini," ujar Mastuki.

"Bagi pelaku usaha yang masih bingung atau ragu silakan datang ke booth BPJPH. Mari segera daftar Sehati tahap 2, halalin produk-produk anda," ajak Mastuki.

Diketahui, mulai 24 Agustus 2022, pelaku UMK dapat mengakses aplikasi SIHALAL melalui laman ptsp.halal.go.id untuk mendaftar pengajuan fasilitasi SEHATI Tahap 2 yang dilakukan secara elektronik.

Adapun panduan/tutorial penggunaan aplikasi SIHALAL dapat dilihat pada tautan:

1. Pembuatan akun pelaku usaha (http://bit.ly/CaraDaftarAkunSIHALAL).

2. Update data pelaku usaha (https://bit.ly/CaraUpdateDataSIHALAL).

3. Permohonan sertifikasi halal (https://bit.ly/TutorialPengajuanSelfdeclare).

Untuk mengetahui kriteria produk yang masuk kategori self declare, masyarakat dapat mengacu pada Surat Keputusan Kepala BPJPH Nomor 33 tahun 2022 tentang Kriteria Self Declare, yang terdapat pada tautan: bit.ly/kepkaban33.

Pemberian SEHATI Tahap 2 ini, menurut Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham, merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Fasilitasi ini rencananya akan diberikan bagi 324.834 pelaku UMK.

Sebelumnya, pada semester pertama 2022, BPJPH Kemenag telah membuka pendaftaran 25 ribu Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI). Program ini telah mencapai target dan ditutup pada 11 Juli 2022.

"Nah untuk SEHATI Tahap 2 ini kita kembali buka untuk pelaku UMK di 34 provinsi," ujar Aqil.

Sebelumnya, untuk mendukung program ini, BPJPH juga telah membuka rekrutmen Pendamping Proses Produk Halal (Pendamping PPH) pada 13 provinsi.

"Kami secara paralel melatih 6.033 Pendamping PPH dan mereaktivasi 12.954 pendamping PPH yang tersebar di berbagai provinsi. Kita berharap dengan fasilitasi ini, ekosistem halal Indonesia semakin meluas," tuturnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar