Kenali Pemicu Kerusakan Lampu Sein dan Manfaatnya bagi Keselamatan Berkendara

Al Imran | Minggu, 28-08-2022 | 19:20 WIB | 221 klik | Nasional
<p>Kenali Pemicu Kerusakan Lampu Sein dan Manfaatnya bagi Keselamatan Berkendara<p>

Ilustrasi lampu sen

BANYAK konsumen sepeda motor yang hadapi permasalahan lampu sein tidak mengedip. Kasus itu pasti ada faktornya. Kemudian apakah yang jadi pemicu lampu sein motor tidak mengedip?

Terdapat banyak aspek yang memicu lampu sein tidak mengedip. Untuk mengatasi kasus ini, kita harus mengenali faktornya. Akan rugi bila asal-asalan melakukan perbaikan, sebab umumnya akan gagal.

Walaupun nampak sepele, tetapi manfaat lampu sein amatlah berarti. Dimana, salah satu gunanya adalah sebagai tanda pada pengendara lain kala mau berbelok ke arah kanan atau kiri.


Lampu sein juga jadi salah satu kelengkapan berkendara yang harus dipunyai seluruh sepeda motor. Letaknya akan ditempatkan pada bagian depan serta belakang.

Bila salah satu rusak ataupun tidak mengedip, dapat beresiko hadapi musibah. Karena kita tidak dapat memberikan tanda pada pengendara lain, alhasil pengendara di belakang atau di depan merasa bingung.

Sudah banyak kasus kecelakaan yang diakibatkan kerusakan lampu sein. Oleh sebab itulah, kita sarankan untuk segera melaksanakan perbaikan kala lampu sein hadapi kerusakan.

Cara memperbaikinya lumayan gampang, tetapi kamu wajib terlebih dulu mengenali faktornya. Nah untuk mengenali apa pemicu lampu sein motor tidak mengedip, silahkan ikuti informasi di bawah ini.

Pemicu Lampu Sein Motor Tidak Berkedip:

1. Flasher Sein Rusak

Untuk mengatur arus listrik pada lampu sein diperlukan perlengkapan bernama flasher. Sering- kali perlengkapan itu mengalami kerusakan alhasil membuat lampu sein tidak mengedip atau bahkan mati.

Kerusakan pada flasher lumayan gampang. Kamu cuma butuh menggantinya dengan harga cukup ekonomis. Tetapi saat sebelum ditukar ada bagusnya terlebih dulu memeriksa rangkaian flasher, apakah telah betul ataupun belum.

2. Tekanan Aki Tidak Maksimal

Seluruh bagian listrik pada kendaraan, termasuk lampu sein tergantung pada akun. Yah, aki ialah pangkal energi listrik pada sepeda motor. Bila situasi aki sudah baik maka biasanya hadapi penurunan tegangan.

Sepatutnya aki motor mempunyai voltase yang terletak di atas 12 Volt. Bila kurang dari itu hingga dapat membuat lampu sein tidak mau mengedip. Buat menanganinya cukup dengan menyetrum aki ataupun menggantinya dengan yang baru.

3. Bohlam Lampu Sein Rusak

Terdapat 2 tipe lampu sein. Yang pertama merupakan lampu LED, serta yang kedua bohlam biasa. Walaupun jenisnya berlainan, tetapi keduanya sama-sama dapat hadapi kerusakan. Bila bohlam telah rusak maka mau tidak mau wajib ditukar.

Penukaran bohlam lampu sein tidak terlalu mahal. Apalagi saat ini telah banyak tersedia aksesori lampu sein yang dapat diseleksi sesuai keinginan. Tidak hanya itu, jangan lupa buat memilah lampu sein bermutu supaya tidak gampang cacat.

4. Kabel Putus

Untuk menghubungkan bahlam lampu sein dengan sistem kelistrikan motor wajib memakai kabel. Nah bila kabel putus otomatis lampu sein tidak mau mengedip.

Silahkan kamu lihat, apakah terdapat kabel yang putus ataupun tidak. Bila nyatanya ada maka cukup disambungkan balik. Tetapi bila terlalu parah lebih bagus ditukar memakai kabel yang baru.

5. Saklar Rusak

Metode menghidupkan lampu sein merupakan dengan menggeser saklar ke kiri ataupun ke kanan. Saklar itu dapat mengalami kerusakan sehingga membuat lampu sein tidak bekerja.

Pemicu kerusakan saklar lampu sein bisa beragam. Tetapi pada umumnya adalah sebab kabel putus. Tidak hanya itu, saklar yang rusak juga dapat diakibatkan oleh kotoran alhasil saklar tidak berperan dengan bagus.

Sehabis mengenali pemicu lampu sein motor tidak mengedip, hingga kamu bisa memutuskan apakah akan melaksanakan perbaikan sendiri ataupun datang langsung ke bengkel motor terdekat. Yang paling penting kasus itu wajib segera di atasi.

Jangan biarkan lampu sein rusak sebab dapat membahayakan keamanan kamu dalam berkendara.

Lantas, apa saja fungsi lampu sein pada kendaraan?

1. Sebagai Tanda untuk Belok

Fungsi lampu sein yang pertama adalah sebagai tanda untuk belok. Ya, ketika kita ingin berbelok dipersimpangan jalan atau pertigaan, kita wajib menyalakan lampu sein pada posisi dan arah jalan yang hendak kita tuju.

Seperti misalnya, ketika kita ingin berbelok ke arah kiri, maka kita wajib untuk menyalakan lampu sein sebelah kiri sebelum kendaraan kita memasuki belokan tersebut. Begitu pula ketika kita hendak mengarahkan kendaraan ke arah kanan, maka kita wajib menyalakan lampu sein kendaraan sebelah kanan sebelum masuk ke tikungan tersebut.

Tujuan dari menyalakan lampu sein kanan atau kiri ini adalah untuk memberi informasi kepada pengemudi lain, baik yang berada tepat dibelakang kita atau berada didepan kita bahwa kendaraan yang kita gunakan akan mengarah kearah sesuai dengan posisi lampu sein berkedip.

Dengan begitu, maka kendaraan lain yang ada disekitar kita tidak menyalip pada arah tertentu yang bisa mengakibatkan kecelakaan.

2. Sebagai Tanda Pindah Jalur

Fungsi lampu sein yang kedua adalah sebagai tanda pindah jalur. Saat berkendara pada jalan yang memiliki dua jalur atau lebih, maka kita wajib menyalakan lampu sein sesuai dengan arah jalur yang akan kita ambil.

Dengan menyalakan lampu sein sesuai arah jalur yang akan kita ambil, maka pengemudi lain yang sedang berada di jalur tersebut atau pengemudi yang datang dari arah berlawanan bisa mengetahuinya sehingga bisa mengantisipasi kondisi dengan mengurangi laju kecepatan dan tidak menyalip sementara kita berpindah jalur.

Hal ini sangat penting dilakukan guna menghindari kesalahpahaman antar pengemudi yang bisa berakibat pada kecelakaan.

3. Sebagai Tanda untuk Mendahului (Menyalip) Kendaraan di Depan

Fungsi lampu sein yang ketiga adalah sebagai tanda untuk medahului (menyalip) kendaraan di depan kita. Ya, etika dalam berkendara memang penting agar perjalanan bisa aman dan nyaman, salah satunya adalah menyalakan lampu sein saat kita ingin mendahului kendaraan didepan.

Dengan menyalakan lampu sein, pengemudi di depan kita atau yang sedang melaju dari arah yang berlawanan bisa segera mengetahui posisi kita dan memahami isyarat bahwa kita akan mendahului kendaraan di depan.

4. Sebagai Tanda Bagi Kendaraan yang Datang dari Arah Berlawanan

Fungsi lampu sein yang terakhir ombro ketahui adalah sebagai tanda bagi kendaraan yang datang dari arah berlawanan. Ya, hal ini diperlukan terlebih pada jalan dua arah berlawanan yang lintasannya panjang dan ramai.

Pada jalan dengan tipe dua arah berlawanan kerap terjadi antrian dan konvoi kendaraan dalam jumlah yang cukup banyak. Ada kemungkinan bahwa kendaraan tersebut akan mendahului kendaraan di depannya dan mengambil jalur yang akan kita lewati.

Seringkali terjadi bahwa sebagian sisi kendaraan yang melaju dari arah berlawanan tersebut sudah keluar jalur dan mengambil sebagian jalur jalan yang akan kita lewati.

Oleh karena itu, dengan menyalakan lampu sein, setidaknya kita sudah memberitahu kepada kendaraan lain dari arah berlawanan tersebut untuk segera keluar dari jalurnya dan tidak mengambil jalur kita. Dengan begitu, maka kecelakaan akibat tabrakan dari arah berlawanan bisa dihindari secepat mungkin. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar