Hendri Septa Minta Maaf ke Perwakilan Forum Guru Lulus Passing Grade, Ini Sebabnya

Al Imran | Jumat, 02-09-2022 | 09:13 WIB | 201 klik | Kota Padang
<p>Hendri Septa Minta Maaf ke Perwakilan Forum Guru Lulus Passing Grade, Ini Sebabnya<p>

Wako Padang, Hendri Septa didampingi Andree Algamar (Sekda) beserta jajaran, foto bersama usai audiensi dengan Forum Guru Lulus Passing Grade (FGLPG), Kamis. (humas)

PADANG (1/9/2022) - Wali Kota Padang, Hendri Septa menerima audiensi guru honorer yang tergabung dalam Forum Guru Lulus Passing Grade (FGLPG), yang beberapa waktu lalu melancarkan aksi damai di Gedung DPRD Kota Padang.

Hendri menerima FGLPG di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis, didampingi Sekda Padang, Andree Algamar, Asisten Administrasi Umum, Corri Saidan dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Juga hadir dikesempatan itu, Anggota DPRD Padang, Faisal Nasir.

Diketahui, FGLPG menggelar aksi damai sebab sebanyak 1.226 tenaga honorer guru yang telah menjalani tes PPPK dan dinyatakan lolos dari ambang batas, ternyata tak masuk dalam aplikasi e-formasi untuk pengangkatan sebagai P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).


Menanggapi hal tersebut, Hendri Septa mengungkapkan permohonan maaf atas miskomunikasi yang telah terjadi.

"Atas nama Pemko Padang, kami mohon maaf atas informasi yang simpang siur, yang pada akhirnya membuat bapak/ibu harus menggelar aksi di kantor DPRD Padang," ungkap dia.

"Bagaimanapun, kelanjutan status kepegawaian bapak/ibu tetap kami perjuangkan karena menyangkut masa depan bapak ibu sekeluarga," tambah Hendri.

"Insyaa Allah, kami akan menindaklanjuti ke KemePAN-RB untuk memprioritaskan FGLPG dapat mengikuti seleksi P3K di tahun 2023," pungkas Hendri Septa.

Di kesempatan itu, Hendri juga memenuhi permintaan FGLPG untuk dapat membayarkan Gaji Guru Honorer yang biasanya dibayar 3 bulan sekali, jadi dibayar per bulan.

Sementara itu, Koordinator Aksi Damai Forum Guru Lulus Passing Grade (FGLPG) Padang, Imran berharap, ke depannya dengan adanya kejadian ini dapat dapat dijadikan iktibar dan pelajaran agar lebih baik ke depannya demi untuk kemajuan Kota Padang ini.

"Alhamdulillah, pada hari ini kami dapat beraudiensi dengan Wali Kota Padang. Sekarang duduk permasalahan sudah jelas. Inilah yang kita harapkan dari Pemerintah Kota Padang," ungkap Imran.

"Dalam pertemuan ini, kami telah saling memaafkan dengan Pemerintah Kota Padang terhadap aksi yang telah dilakukan kemarin. Kami juga sepakat dengan Bapak Wali Kota, untuk mengawal dan menunggu pengangkatan 1.226 tenaga honor untuk diangkat sebagai guru P3K pada tahun 2023," ucapnya.

"Atas nama FGLPG, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Padang yang telah menerima audiensi kami di Rumah Dinas. Kami juga ucapkan terimakasih kepada bapak Wali Kota Padang, yang telah memperjuangkan nasib kami para guru Honorer di Kota Padang sejauh ini," pungkasnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar