Petani Humbahas Keluhkan Pupuk Subsidi dan Nutrisi bagi Lansia, Puan: Nanti Saya Beresin

Al Imran | Sabtu, 03-09-2022 | 09:56 WIB | 321 klik | Nasional
<p>Petani Humbahas Keluhkan Pupuk Subsidi dan Nutrisi bagi Lansia, Puan: Nanti Saya Beresin<p>

Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani melakukan penanaman cabai bersama petani di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, Kamis.

HUMBAHAS (2/9/2022) - Seorang petani sayur dari Desa Pearung Silali, Kecamatan Paranginan Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, Menti Boru Siregar, keluhkan langkanya pupuk subsidi.

Selain itu, dia juga berharap, agar pemerintah mengalokasikan bantuan bagi warga Lansia.

"Kami sudah Lansia, minta pembagian susu untuk kesehatan dan obat rematik," kata Menti saat berdialog dengan Ketua DPR RI, Dr. (H.C) Puan Maharani, Kamis.


Saat itu, Puan melakukan kunjungan untuk menyerap aspirasi petani cabai dan masyarakat sekitar.

Tak hanya mendengarkan aspirasi dari masyarakat setempat, Puan juga melakukan penanaman cabai bersama petani.

"Saya datang ke sini untuk mendengar aspirasi warga Humbang Hasundutan," kata Puan di hadapan 5000 warga yang hadirdi Desa Pearung Silali, Kecamatan Paranginan Utara, Humbahas.

Puan turut didampingi Ketua Komisi V DPR RI Lasarus dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti.

Dkesempatan itu, Puan juga memanggil sejumlah warga bergantian naik ke atas panggung untuk berdialog.

Khusus permintaan Menti, Puan berjanji akan mendorong Pemerintah untuk menyelesaikan persoalan pupuk bersubsidi yang selama ini dikeluhkan para petani.

"Nanti saya kasih susu, pupuk juga saya

beresin

," komitmen mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu.

Selain Menti, beberapa warga yang hadir juga menyampaikan aspirasinya mengenai infrastruktur.

Puan menyatakan siap menyalurkan aspirasi warga dan berpesan agar masyarakat setempat terus menjaga kerukunan.

"Tolong dijaga kerukunan di Humbang Hasundutan. Bagi Indonesia, keragaman adalah sumber kekuatan, bukan sumber perpecahan."

"Ingat selalu untuk bergotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan ataupun untuk mencapai sebuah tujuan untuk kepentingan bersama," pesan Puan.

Kedatangan perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu pun disambut oleh acara adat, termasuk tarion Tortor dan pengalungan ulos.

Sekitar 5.000 warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Humbang Hasunduta hadir, mulai dari kepala desa, budayawan, kelompok tani, bidan, aparatur sipil negara (ASN), hingga guru.

Ada juga sejumlah Lansia atau opung-opung yang ikut hadir berdialog dengan Puan. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar