Peluang Usaha! Ini 10 Minyak Atsiri Paling Dicari, Harga Jual Tembus Ratusan Juta per Liter

Al Imran | Sabtu, 03-09-2022 | 19:30 WIB | 437 klik | Nasional
<p>Peluang Usaha! Ini 10 Minyak Atsiri Paling Dicari, Harga Jual Tembus Ratusan Juta per Liter<p>

Minyak Atsiri dari Champaca (Cempaka Wangi).

MINYAK ATSIRI juga dikenal dengan julukan minyak eteris (aetheric oil), minyak esensial, minyak terbang serta minyak aromatik.

Pengertian minyak atsiri adalah kelompok besar minyak nabati ataupun minyak yang berasal dari tumbuh- tumbuhan yang merupakan dasar dari aroma ataupun minyak gosok buat pengobatan alami serta memilik aroma khas.

Atsiri juga kerapkali disebut dengan konsentrat minyak wangi. Minyak ini diperoleh dari tumbuhan serta mempunyai sifat gampang menguap pada temperatur kamar tanpa mengalami penguraian.


Baca Juga: Pabrik Minyak Atsiri di Pessel Berbahan Bakar Cangkang Sawit

Minyak atsiri tercipta dari hasil cara metabolisme dalam tumbuhan karena reaksi berbagai senyawa kimia serta air. Sifat lain dari minyak esensial ialah memiliki rasa getir ataupun pungent taste, wangi sesuai asal tumbuhan, semacam daun, buah, bulir, bunga, rimpang, kulit kayu serta semua bagian yang lain.

Sumber minyak itu dapat dari bermacam tumbuhan, meliputi pepohonan, belukar, semak serta bunga- bungaan. Bagi Sandler, 1952, sifat minyak atsiri juga gampang larut dalam pelarut organik, seperti alkohol, eter, petroleum, benzene, serta tidak larut dalam air.

10 Minyak Atsiri Paling Mahal dan Banyak Dicari

1. Minyak Atsiri dari Lavender

Minyak atsiri yang menggunakan lavender sebagai bahan dasar pembuatanya merupakan salah satu jenis yang paling diminati di pasaran. Minyak atsiri dari bunga lavender dapat kamu manfaatkan untuk mengatasi alergi, menghilangkan pusing, meredakan rasa mual, dan juga dapat digunakan untuk mengobati luka pada kulit.

Selain itu minyak atsiri ini juga sering dijadikan pewangi ruangan di tempat terapi. Hal ini dikarenakan minyak ini memiliki aroma yang menenangkan dan mampu untuk membuat rileks dan nyaman tubuh kamu.

2. Minyak Atsiri dari Lemon

Minyak atsiri dari lemon diperoleh dari hasil penyulingan pada bagian kulit lemon. Minyak ini dapat kamu gunakan untuk mengobati mual dan juga dapat memperkuat sistem imun tubuh. Minyak atsiri dari kulit lemon ini juga sering digunakan untuk kecantikan. Salah satunya digunakan untuk mengatasi jerawat dan kulit berminyak.

Minyak atsiri dari lemon memiliki aroma yang kuat sehingga sering digunakan sebagai campuran bahan dalam produksi pewangi ruangan maupun pewangi kendaraan.

3. Minyak Atsiri dari Cinnamon Bark (Kayu Manis)

Tanaman kayu manis dapat diolah menjadi minyak atsiri dengan cara menyuling bagian kulit pohonnya. Di indonesia sendiri tanaman kayu manis sangat muda kita jumpai. Namun siapa sangka jika diolah menjadi minyak atsiri mampu dijual dengan harga yang tinggi di pasar internasional.

Minyak atsiri dari kayu manis ini bermanfaat untuk menaikan tekanan darah dan juga dapat mengurangi kembung.

4. Minyak Atsiri dari Cajeput (Kayu Putih)

Sama seperti minyak atsiri yang terbuat dari kayu manis. Minyak atsiri dari kayu putih juga menggunakan kulit tanaman kayu putih. Diolah dengan proses penyulingan sehingga menghasilkan minyak atsiri. Minyak ini memiliki banyak manfaat diantaranya adalah untuk meringankan pusing, mual, mengobati masuk angin dan meringankan gejala flu.

Minyak ini juga dapat kamu gunakan sebagai minyak terapi untuk rileksasi diri. Aroma yang dimiliki minyak ini dapat membuat kamu rileks dan tenang.

5. Minyak Atsiri dari Sereh

Sereh dikenal memiliki sifat anti mikroba yang tinggi. Tanaman sereh biasanya digunakan untuk bahan dasar dalam membuat alat kecantikan ataupun lotion anti nyamuk. Karena aromanya yang khas, sereh juga dapat diolah menjadi minyak atsiri. Minyak atsiri dengan bahan dasar sereh bermanfaat untuk mengurangi radang dan nyeri pada kulit.

Namun perlu kamu ketahui, minyak atsiri yang terbuat dari bahan dasar sereh sangat tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak anak dibawah usia 2 tahun.

6. Minyak Atsiri dari Bunga Canabis

Minyak atsiri yang terbuat dari bunga cannabis memiliki harga sangat tinggi dipasaran. Pasalnya bunga ini termasuk kedalam salah satu jenis narkotika. Bunga Cannabis sendiri dapat dibilang mirip dengan ganja.

Maka dari itu harga minyak atsiri dari bunga cannabis ini dibanderol seharga 430 juta per liternya.

Hal ini dikarenakan tanaman ini tidak dilegalkan di setiap negara sehingga proses pembuatannya sulit.

Minyak atsiri dari bunga canabis memiliki sifat menenangkan, rileksasi, mengatasi iritasi, radang, dan mengatasi hormon yang tidak seimbang pada wanita. Namun walaupun memiliki harga yang tinggi minyak atsiri dari bunga cannabis ini sangat banyak diminati oleh pasar terutama di eropa.

7. Minyak Atsiri dari Agarwood (Gaharu)

Minyak atsiri jenis ini didapatkan dari batang pohon agarwood atau yang kita kenal dengan sebutan gaharu. Di Indonesia sendiri tanaman ini dapat tumbuh subur dengan baik. Iklim yang menunjang tanaman ini tumbuh subur sehingga bahan dasar pembuatan minyak atsiri jenis ini semestinya mudah di indonesia.

Namun tidak semua pohon gaharu dapat dibuat minyak atsiri jenis ini, hanya batang gaharu yang terdapat jamur saja yang dapat diolah jadi minyak atsiri dengan kualitas yang baik. Minyak atsiri agarwood memiliki aroma yang tajam dan kuat.

Minyak ini memiliki harga 570 juta per liternya dipasar dunia.

8. Minyak Atsiri dari Frangipani (Kamboja)

Bunga kamboja pasti sudah sangat sering kamu lihat. Baik di area taman maupun di tempat pemakaman umum bunga kamboja tumbuh dengan suburnya. Memang bunga ini dapat tumbuh subur di tanah yang memiliki iklim tropis. Namun siapa sangka jika diolah menjadi minyak atsiri harganya akan sangat tinggi.

Harga minyak atsiri frangipani dipasaran minyak dunia adalah 680 juta per liter.

Minyak ini biasa digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan parfum parfum mahal.

9. Minyak Atsiri dari Tuberose (Bunga Sedap Malam)

Tanaman sedap malam biasa menghiasi dalam acara pernikahan di indonesia. Namun siapa sangka tanaman ini jika diolah menjadi minyak atsiri akan berharga sangat tinggi. Minyak jenis ini banyak digunakan oleh masyarakat eropa sebagai aroma terapi. Namun kabarnya mereka juga menggunakan minyak atsiri jenis ini untuk menambah gairah dalam berhubungan badan.

Minyak atsiri dari tanaman tuberose ini dibanderol seharga 690 juta per liternya.

Minyak jenis ini memiliki aroma yang khas sehingga dapat membuat nyaman dan menambah inspirasi kamu.

10. Minyak Atsiri dari Champaca (Cempaka Wangi)

Tanaman cempaka wangi sangat banyak kita temukan di wilayah aceh. Sejak jaman dahulu tanaman ini sudah di gunakan untuk mengatasi permasalahan stres dan depresi. Seiring kemajuan teknologi maka tanaman ini di suling menjadi minyak atsiri dengan harga yang sangat tinggi.

Minyak atsiti dari bunga cempaka wangi dijual seharga 1 miliar per liternya.

Khasiat dari minyak atsiri jenis ini dapat mengobati penyakit vertigo, merileksasi tubuh, sebagai aroma terapi, juga dapat digunakan untuk menambah gairah saat berhubungan intim dengan pasangan.

Manfaat Minyak Atsiri

Bagi kehidupan manusia, minyak atsiri memberikan berbagai manfat sebagai berikut:

  1. Menjadi obat penenang atau pereda stres, karena memiliki aroma relaksasi
  2. Sebagai antiseptik
  3. Dapat digunakan untuk bahan pengharum ruangan
  4. Bermanfaat bagi produk kecantikan dan perawatan tubuh
  5. Sebagai obat kompres demam
  6. Sebagai bahan perawatan rambut, seperti pelembbut, anti ketombe, dan lainnya
  7. Kandungan asam amino dan mineral yang baik untuk tubuh
  8. Sebagai pencerna bahan kimia beracun dalam tubuh
  9. Sebagai detoksifikasi sel dan darah

Peluang Usaha

Permintaan pasar dari dalam dan luar negeri untuk produk minyak esensial semakin meningkat. Produk-produk industri pangan, farmasi dan kosmetik banyak yang menggunakan bahan baku minyak esensial atau turunannya.

Potensi ini dapat dimanfaatkan dengan cara melakukan pengolahan berupa penyulingan. Namun, di dalam negeri proses produksi atsiri belum dapat maksimal karena hanya mampu mengolah minyak atsiri kasar dan terbatas. Ironisnya, Indonesia justru mendatangkan bahan baku atsiri dan turunannya dari luar negeri.

Minyak atsiri dapat menjadi komoditas ekspor agroindustri potensial dan bermanfaat untuk devisa negara. Beberapa tanaman atsiri yang menjadi unggulan dan banyak dikembangkan adalah Nilam, Sereh Wangi, Cengkeh, Jahe, Pala, Lada, Kayu Manis, Cendana, Melati, Akar Wangi, Kenanga, Kayu Putih dan Kemukus.

Nilam adalah salah satu andalan Indonesia di pasar dunia. Bahkan, Indonesia tercatat sebagai pengekspor nilam terbesar di dunia. Namun ekspor minyak esensial Indonesia ke pasar dunia sebagian besar adalah produk setengah jadi atau belum menjadi turunannya atau atsiri yang telah dimurnikan.

Peluang usaha minyak atsiri masih sangat besar, mulai dari pertanian tanaman atsiri hingga industri pengolahannya. Pengembangannya di Indonesia dikelola oleh asosiasi pengusaha minyak atsiri, yaitu Dewan Atsiri Indonesia (DAI). (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar