Hadiri Kegiatan GSSB, Ini Harapan Edy Natar Nasution

Al Imran | Minggu, 14-08-2022 | 18:29 WIB | 117 klik | Nasional
<p>Hadiri Kegiatan GSSB, Ini Harapan Edy Natar Nasution<p>

Wagub Riau, Edy Natas Nasution memberikan sambutan pada Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB) ke-68 di Mesjid Nurul Hasanah, Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan, Marpoyan Damai, Pekanbaru, Ahad. (humas)

PEKANBARU (14/8/2022) - Wakil Gubernur Riau, Brigjen TNI H Edy Natar Nasution mengajak seluruh elemen masyarakat, mengubah rahmat jadi nikmat.

Maksud mengubah rahmat jadi nikmat tersebut, di antaranya rahmat waktu dan kesehatan yang diberikan Allah SWT, sehingga bisa menjalankan Shalat Subuh berjamaah dan menjadikan sebuah kebiasaan di mesjid.

"Kita bisa melaksanakan Shalat Subuh berjamaah di mesjid ini juga karena adanya rahmat dari Allah SWT dengan diberikan kesehatan. Dari rahmat kesehatan itulah kita bisa jadi sebagai nikmat dalam meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT," ungkap Edy di Mesjid Nurul Hasanah, Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan, Marpoyan Damai, Pekanbaru, Ahad.


Walau sibuk sebagai kepala daerah, Edy tetap menyempatkan waktu untuk menghadiri kegiatan dakwah Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB) ke-68 bersama masyarakat muslim di Provinsi Riau.

Pasalnya, selain merupakan kegiatan dakwah, kegiatan tersebut juga sudah jadi kegiatan rutinitas yang dilakukan Edy Natar Nasution bersama masyarakat.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Ketua GSSB Riau, H Zulhusni Domo berserta rombongan GSSB Riau, tokoh masyarakat, tokoh agama dan sejumlah jamaah Mesjid Nurul Hasanah.

GSSB Riau ke-68 ini, juga mendapat sambutan baik dan kebanggan bagi masyarakat. Hal itu terlihat dari antusiasme umat muslim yang ikut serta mengikuti Sholat Subuh berjamaah.

Dikatakan Edy, untuk menjadikan rahmat itu pada nikmat, Allah mengembalikan kepada hambanya. Sedangkan untuk ia sendiri, menjadikan rahmat itu untuk berdakwah seperti kegiatan GSSB ini.

"Tidak semua rahmat Allah itu bisa menjadi nikmat. Untuk itu saya mengajak mari kita jadikan rahmat itu menjadi nikmat yang juga bisa menjadikan amal ibadah kita terus meningkat pada Allah SWT," ujarnya.

Terkait GSSB Riau ini, dia juga menyampaikan, jika tujuannya tidak lepas dari kegiatan dakwah yang saat ini bisa menjadi sebuah kenikmatan dalam kehidupan.

Gerakan GSSB ini, kata Edy Natar, bukan hanya untuk pemimpin tapi juga masyarakat secara keseluruhan dalam mengajak masyarakat dari biasa menjadi kebiasaan.

"Mari terus kita besarkan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah ini, kita ramaikan Masjid yang ada dilingkungan kita. Jangan jadikan gerakan ini sebagai hal lain. Kecuali sebagai gerakan dakwah," tutur mantan Danrem 031 Wira Bima itu.

Sementara, Ketua Pengurus Mesjid Masjid Nurul Hasanah, H. Masnu Yusuf mengatakan, selain berterima kasih kepada Wagub Riau dan rombongan juga menyampaikan rasa bangga bisa Shalat Subuh berjamaah dengan pimpinan Riau.

"Ini suatu kebanggaan bagi kami dan masyarakat, karena jarang didapatkan pada pemimpin lainnya di Riau. Tambah lagi pencerahannya terkait nasehat dakwah," ujarnya.

Mudah-mudahan kegiatan ini terus berkembang dan mesjid-mesjid dilingkungan masyarakat selalu ramai sholat berjamaah. Terutama Shalat Subuh ini.

"Ini juga merupakan kewajiban kita dalam menyiarkan agama, dan kegiatan seperti ini sebelummya juga selalu kita selenggarakan di Mesjid Nurul Hasanah seperti pengajian -pengajian agama lainya. Semoga Gerakan Subuh Berjamaah ini juga jadi momen utuk kita terus meningkatkan amal ibadah," tutup Masnu Yusuf.

Bukan Gerakan Politik atau Ekonomi

Ketua GSSB Riau, H Zulhusni Domo kembali menegaskan, jika Gerakan Shalat Subuh Berjemaah ini merupakan gerakan dakwah dan bukan merupakan gerakan ekonomi maupun politik. Sehingga bisa terus dikembangkan sampai menjadi kebiasaan bagi masyarakat dalam kehidupan.

"Menyebar dakwah ini merupakan kewajiban kita, maka itu tidak boleh berhenti, terutama Gerakan Shalat Subuh Berjamaah ini yang termasuk berat godaanya kepada masyarakat", ujarnya.

Gerakan dakwah paling baik itu di masjid, karena masjid merupakan tempat bersatu ummat muslim dalam menjalankan perintah Allah SWT.

"Mari kita terus berdakwah yang diawali dari lingkungan kita sendiri. Jika setiap waktu masyarakat bisa mengajak masyarakat lainya Shalat berjamaah ini, maka akan ramai masjid kita disetiap waktu shalat berjamaah. Terutama Shalat Subuh yang pahalanya cukup besar dari sholat lainya," katanya. (adv)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar