Komisi XI DPR RI Datangi Sumbar Terkait Inflasi yang tembus Angka 8,01 Persen

Al Imran | Sabtu, 10-09-2022 | 21:47 WIB | 151 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Komisi XI DPR RI Datangi Sumbar Terkait Inflasi yang tembus Angka 8,01 Persen<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi memberikan penjelasan tentang inflasi di Sumbar saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi XI DPR RI, dalam rangka fungsi pengawasan ke Provinsi Sumbar terkait inflasi daerah, di Padang, Jumat. (humas)

PADANG (9/9/2022) - Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengatakan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), terus berupaya melakukan berbagai langkah strategi guna menekan laju inflasi.

"Upaya yang kita lakukan diantaranya menjaga suplai pangan, ketersediaan pupuk, hingga mengintervensi pasar melalui operasi pasar dan pameran," ungkap Mahyeldi saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi XI DPR RI, dalam rangka fungsi pengawasan ke Provinsi Sumbar terkait inflasi daerah, di Padang, Jumat.

Terkait pupuk, diakuinya, terjadi kendala akibat dari perang Rusia-Ukraina yang menyebabkan salah satu komponen impornya terhambat. Sehingga, berdampak pada lambatnya distribusi pupuk kepada petani. Meski begitu, dia mengatakan, Pemprov Sumbar mendorong para peternak untuk mengolah pupuk organik.


Upaya lainnya, lanjut Mahyeldi adalah dengan optimalisasi kelompok wanita tani (KWT) serta menggelar pameran. Salah satunya yang terdekat adalah pameran terbesar "Sumbar Malagak" pada 29 September mendatang.

"Mudah-mudahan dengan kehadiran Komisi XI hari ini ke Sumbar, akan menambah semangat kami dan juga memberikan masukan berharga untuk terus menekan inflasi di Provinsi Sumbar," ujar dia.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Febrio Kacaribu.

Menurutnya, dengan tingkat inflasi Sumbar saat ini mencapai 8,01 persen, diperlukan perhatian stakeholder terkait, dan koordinasi yang baik diantara TPKAD serta TPID.

"Kami juga terus berperan aktif menjaga stabilitas melalui optimalisasi distribusi. Mohon dukungan dari Komisi XI," kata Febrio.

Turut hadir mendampingi gubernur, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumbar, Wahyu Purnama, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sumbar Heru Pudyo Nugroho dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumbar Jambi, Retno Sri Sulistyani, serta sejumlah kepala OPD lingkup Pemprov Sumbar.

Cari Penyebab Inflasi Sumbar Tinggi

Wakil Ketua Komisi XI, Fathan yang memimpin jalannya diskusi, usai pemaparan Pemprov Sumbar maupun Bank Indonesia Perwakilan Sumbar, menyebut bahwa kehadiran Komisi XI ke Sumbar untuk mengetahui hal-hal yang mempengaruhi inflasi di Sumbar.

Hadir sebanyak 17 pimpinan dan anggota Komisi XI dalam kunker yangmerupakan kunjungan pertama sejak Pandemi Covid-19 merebak. Di antaranya hadir Kamrusamad dari Fraksi Parrai Gerindra, Ela Siti Nuryamah dari Fraksi PKB dan Marwan Cik Asan dari Fraksi Partai Demokrat. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar