Data BMKG! Ini 8 Gempabumi Merusak yang Pernah Terjadi di Sumatera Barat

Al Imran | Minggu, 11-09-2022 | 14:43 WIB | 136 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Data BMKG! Ini 8 Gempabumi Merusak yang Pernah Terjadi di Sumatera Barat<p>

Infografis gempa merusak di Sumatera Barat.

PADANG (11/9/2022) -- Hingga pukul 10.00 WIB, 11 September 2022 ini, hasil monitoring BMKG Padang Panjang menunjukkan telah terjadi tiga aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar 5,4 SR.

Saat gempa utama terjadi pada paginya dengan magnituri 6,1 SR, intensitasnya dirasakan masyarakat di Siberut Utara pada skala V MMI (Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti).

Sementara, di Sagulubeg (Siberut Barat), Sikabaluan, Tuapejat dengan skala intensitas IV-V MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi).


Pasaman Barat, Padang, Padang Panjang, Painan, dengan skala intensitas III - IVMMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

Laporan sementara, kerusakan ringan terjadi pada sejumlah bangunan. Seorang warga Bataet, Kecamatan Siberut Barat mengalami luka akibat tertimpa material bangunan yang runtuh. Juga terjadi kerusakan ringan pada sejumlah bangunan di daerah tersebut.

Berikut 8 Gempabumi Merusak di Sumbar

1. 26 Agustus 1835

Lokasi gempa berada di Padang.

Dampaknya berupa kerusakan ringan dan retakan pada bangunan di Padang.

2. 5 Juli 1904

Lokasi gempa di Siri Sori, Sumatera Barat.

Akibat gempa ini terjadi tsunami di Pantai Siri Sori.

3. 28 Juni 1926

Lokasi gempa berpusat di Padang Panjang.

Dampaknya, lebih dari 354 orang meninggal dunia. Gempa menimbulkan bencana di sekitar Danau Singkarak, Bukittinggi, Danau Maninjau, Padang Panjang, Kabupaten Solok, Sawah Lunto, dan Alahan Panjang.

4. 8 Maret 1977

Lokasi gempa di Pasaman.

Dampaknya, menimbulkan kerusakan 737 rumah di Sinurat.

5. 7 Oktober 1995

Lokasi gempa di Kerinci (Sungai Penuh) dengan skala 7 SR.

Dampaknya, 84 orang tewas, 558 orang luka berat dan 1.310 orang luka ringan. 7.137 rumah, transportasi, irigasi, tempat ibadah, pasar dan pertokoan rusak.

6. 16 Februari 2004

Lokasi gempa di Tanah Datar dengan skala 5,6 SR.

Akibat gempa ini, 6 orang meninggal, 10 orang luka-luka, 70 rumah rusak

7. 22 Februari 2004

Lokasi gempa di Pesisir Selatan dengan skala 6 SR.

Akibatnya, 1 orang meninggal, 1 orang luka berat, 5 orang luka ringan, 151 bangunan dan rumah rusak di Kabupaten Pesisir Selatan.

8. 30 September 2009

Lokasi gempa dekat dengan Padang Pariaman dengan skala 7,6 SR.

Dampak gempa telah menelan korban 75 orang tewas, ribuan rumah rusak. Gedung perkantoran, mal dan hotel juga banyak yang rusak. Getaran gempa terasa hingga ke Malaysia dan Singapura. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar