Proyek Pembuatan Saluran Drainase Bukittinggi 'Batambuah' Rp400 Juta, Ini Alasannya

Al Imran | Rabu, 14-09-2022 | 16:56 WIB | 212 klik | Kota Bukittinggi
<p>Proyek Pembuatan Saluran Drainase Bukittinggi 'Batambuah' Rp400 Juta, Ini Alasannya<p>

Pekerja tengah menggali Jl Perintis Kemerdekaan untuk pembangunan saluran drainase. (hamriadi)

BUKITTINGGI (14/9/2022) - Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi menambahkan dana senilai Rp400 juta dari APBD tahun 2022 ke CV Insani Kontraktor sebagai pelaksana proyek pekerjaan saluran drainase yang membentang di Jalan Perintis Kemerdekaan kota itu.

Penambahan dana sebesar Rp400 juta yang sebelumnya berdasarkan kontrak Rp4,7 miliar, sehingga nilai pekerjaan saluran sepanjang 1.080 meter dari SMPN 1 Bukittinggi hingga Rumah Potong Hewan menghabiskan dana APBD 2022 menjadi RpRp5,1 miliar.

Pelaksana Lapangan CV Insani Kontraktor, Riki Armando kepada media ini, Rabu membenarkan adanya tambahan dana sebesar Rp400 juta, dalam pelaksanaan pekerjaan saluran drainase.


"Sebesar Rp400 juta tambahannya. Adendum tambahan nilai Rp400 juta itu, waktu pekerjaan juga bertambah selama 30 hari, sehingga pekerjaan akan berakhir jadi 13 Oktober 2022," ujarnya.

Berdasarkan kontrak No 02.SPK.DPUPR.CK/V.2022, CV Insani Kontraktor di bawah Direktur Syahril Rosa jadi pemenang pelaksana pekerjaan drainase, dengan waktu pelaksanaan pekerjaan terhitung dari 17 Mei 2022 - 13 September 2022.

Menurut Riki, penambahan nilai pekerjaan dari Rp4,7 miliar menjadi Rp5,1 miliar lantaran adanya beberapa tambahan pekerjaan di antaranya, pekerjaan mode dinding penahan tanah, pekerjaan wall bak dan pekerjaan delatasi beton.

"Tedapatnya tambahan nilai pekerjaan menyusul ada perubahan volume setelah dihitung ulang di lapangan," ungkapnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bukittinggi, Ebyuleris membenarkan adanya tambahan nilai pekerjaan dari Rp4,7 miliar menjadi Rp5,1 miliar.

"Tanggal berakhir pekerjaan jadi tanggal 13 Oktober 2022. Saat ini, volume pekerjaan sekitar 85 persen dan Insya Allah pekerjaan dapat tuntas 100 persen sebelum masa kontrak berakhir," tuturnya.

Untuk diketahui, Pemko Bukittinggi telah menganggarkan dana APBD 2021 senilai Rp15,5 miliar untuk pengerjaan proyek drainase, dimana Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp15,3 miliar.

Pemenang tender pekerjaan saluran sepanjang 1.080, mulai dari SMPN 1 Bukittinggi hingga ke Rumah Potong Hewan adalah PT Inanta Bhakti Utama, kontraktor dari Kota Padang.

Proyek dikerjakan awal September 2021 hingga akhir pengerjaan pada Desember 2021. Dinilai Pemko tidak sesuai yang diharapkan, maka diberi Surat Peringatan (SP) hingga pemutusan kontrak.

Pekerjaan kembali dilanjutkan di 2022 dengan anggaran senilai Rp4,7 miliar. CV Insani Kontraktor sebagai pemenang tender pekerjaan tersebut. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar