Inisiasi Pekan Pelatihan Pengembangan, Nevi: Predikat UMKM bukan untuk Selamanya

Al Imran | Minggu, 18-09-2022 | 08:37 WIB | 273 klik | Nasional
<p>Inisiasi Pekan Pelatihan Pengembangan, Nevi: Predikat UMKM bukan untuk Selamanya<p>

Anggota Komisi VI DPR Fraksi PKS, Nevi Zuairina foto bersama dengan peserta pekan sosialisasi dan pelatihan di daerah pemilihannya Sumatera Barat II untuk mengembangkan UMKM.

JAKARTA (17/9/2022) - Anggota Komisi VI DPR Fraksi PKS, Nevi Zuairina melakukan pekan sosialisasi dan pelatihan di daerah pemilihannya Sumatera Barat II untuk mengembangkan UMKM.

Pelatihan yang dilakukan legislator ini berupa pengetahuan mulai dari pengetahuan aturan persaingan usaha, pengetahuan literasi keuangan, pengetahuan cara akses pembiayaan pemerintah, pengetahuan tentang SNI (Standar Nasional Indonesia).

"Pelatihan-pelatihan untuk berbagai UMKM banyak sekali manfaatnya. Mulai dari pengembangan lembaga hingga pengembangan pribadi," harap Nevi.


Diharapkan Nevi, peserta setelah menjalani sosialisasi dan pelatihan, akan menerapkan di usahanya untuk memperbaiki organisasi atau lembaga usaha maupun peningkatan keterampilan dalam pengelolaan usaha, pemasaran, akses permodalan maupun peningkatan kualitas produknya.

Politisi PKS ini menjabarkan, kegiatan sosialisasi maupun pelatihan untuk UMKM ini secara tidak langsung mendorong kualitas SDM di sektor perekonomian.

"Kita mengetahui bahwa UMKM telah menyumbang pertumbuhan ekonomi Indonesia terbesar yang membuat negara ini kokoh diterpa pandemi selama lebih dua tahun," ungkapnya.

Semua peserta di berbagai titik pertemuan sosialisasi maupun pelatihan sangat berterima kasih pada Nevi, karena telah memfasilitasi program yang sangat memberi manfaat.

Mereka mengaku semua pengetahuan yang di dapat telah memberi wawasan baru bagaimana mengelola usaha yang baik, terutama persoalan pengelolaan keuangan.

Bahkan, bagaimana etika berusaha pun didapat agar para pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya berlaku sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Semua sosialisasi dan pelatihan ini dilakukan oleh proksi pemerintah, mulai dari BUMN, KPPU (komisi Pengawas Persaingan Usaha) hingga BSN (Badan Standardisasi Nasional)," ungkap dia.

Dengan bekerja sama dengan anggota DPR, Insha Allah akan mendapat masukan peserta yang tepat sesuai kebutuhan karena banyak sekali aspirasi yang disampaikan baik ketika reses maupun ketika kunjungan Dapil.

"Semua dapat terfasilitasi dan terpenuhi dengan lebih mudah ketika pemerintah turun langsung ke lapangan," urai Nevi.

Legislator Sumbar II ini memberi arahan pada setia peserta, agar setelah mendapat sosialisasi dan pelatihan, seluruh usaha yang dijalankan semua sehat baik dari sisi organisasi, keuangan, SDM, produk, pemasaran hingga persaingan usahanya berjalan baik sesuai aturan yang berlaku.

Ketika Internal UMKM sehat, ia berharap, akan lebih mudah dalam pengembangan usaha.

"Saya selalu menekankan, bahwa semua UMKM ini memiliki target waktu untuk keluar dari gelar UMKM. Mesti ada upaya pengembangan sehingga dapat UMKM bertransformasi menjadi Usaha yang besar," tutup Nevi Zuairina. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar