Ini Manfaat Kartu Indentitas Anak, Persyaratan dan Cara Membuatnya

Al Imran | Rabu, 28-09-2022 | 19:24 WIB | 450 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Ini Manfaat Kartu Indentitas Anak, Persyaratan dan Cara Membuatnya<p>

Kartu Identitas Anak (KIA).

SETIAP anak Indonesia mulai usia 0 tahun, merujuk Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) No 2 Tahun 2016 telah memiliki hak untuk mendapatkan memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).

Kartu Identitas Anak (KIA) adalah bukti identitas resmi untuk anak di bawah 17 tahun yang berlaku selayaknya Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk orang dewasa pada umumnya.

Sama juga seperti KTP, Kartu Identitas Anak (KIA) ini diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten/Kota.


KIA yang diterbitkan di masa perkembangan anak dibagi menjadi dua yaitu untuk anak usia 0-5 tahun dan anak usia 5-17 tahun.

Masa berlaku kartu untuk kedua kelompok usia ini ternyata juga berbeda. Masa berlaku KIA bagi anak usia kurang dari 5 tahun akan habis ketika usia mereka menginjak 5 tahun.

Sementara, bagi anak usia di atas 5 tahun, masa berlaku KIA juga akan habis sampai anak berusia 17 tahun kurang satu hari.

Fungsi KIA untuk kedua kelompok usia ini sebenarnya sama, hanya saja isi yang terdapat di kartu memiliki sedikit perbedaan.

KIA untuk anak usia 0-5 tahun tidak menampilkan foto, tetapi KIA untuk anak usia 5-17 tahun memakai foto layaknya KTP.

Dalam KIA, informasi yang tertera meliputi nomor induk kependudukan (NIK), foto anak, nama orangtua dan alamat rumah.

Bedanya dengan KTP, tidak terdapat chip elektronik pada KIA. Nantinya ketika anak Anda berulang tahun yang ke-17, KIA akan secara otomatis diubah menjadi KTP.

Hal ini karena induk kependudukan (NIK) yang tertera di KIA akan sama dengan NIK yang ada di KTP.

Syarat membuat Kartu Identitas Anak (KIA)

Secara umum, berikut syarat-syarat pembuatan KIA warga negara indonesia (WNI) sesuai dengan usia anak yang perlu disiapkan orangtua:

KIA untuk anak yang baru lahir

Untuk bayi yang baru lahir, KIA akan diterbitkan bersamaan dengan penerbitan akte kelahiran.

KIA untuk anak usia di bawah 5 tahun

  • Bagi anak usia di bawah 5 tahun dan belum memiliki KIA, syarat yang perlu dipenuhi adalah sebagai berikut:
  • Fotokopi akta kelahiran (tunjukan juga akta yang aslinya ke petugas)
  • Kartu keluarga (KTP) asli orangtua/wali
  • KTP asli orangtua/wali
  • KIA untuk anak usia di atas 5 tahun

Bagi anak di atas 5 tahun dan belum memiliki KIA

Syarat-syarat yang perlu dipenuhi yakni:

  • Fotokopi akta kelahiran (tunjukan juga akta yang aslinya ke petugas)
  • KK asli orangtua/wali
  • KTP asli orangtua/wali
  • Pas foto anak berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak 2 lembar

Tata cara membuat Kartu Identitas Anak (KIA)

Secara umum, berikut langkah-langkah membuat kartu identitas anak sesuai dengan Pasal 13 Permendagri No 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak:

  • Pemohon atau orangtua anak menyerahkan persyaratan penerbitan KIA dengan menyerahkan persyaratan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
  • Kepala Dinas kemudian menandatangani dan menerbitkan KIA.
  • KIA dapat diberikan kepada pemohon atau orangtuanya di kantor dinas, kecamatan atau desa/kelurahan.
  • Dinas dapat menerbitkan KIA dalam pelayanan keliling dengan cara jemput bola di sekolah-sekolah, rumah sakit, taman bacaan, tempat hiburan anak-anak dan tempat layanan lainnya, agar cakupan kepemilikan KIA lebih maksimal.

Apa manfaat dan seberapa penting KIA?

Secara umum, KIA memiliki kegunaan yang sama dengan KTP.

Menurut Permendagri No 2 Tahun 2016, manfaat KIA adalah sebagai berikut:

  • Melindungi pemenuhan hak anak.
  • Menjamin akses sarana umum.
  • Mencegah terjadinya perdagangan anak.
  • Menjadi bukti identifikasi diri ketika anak sewaktu-waktu mengalami peristiwa buruk.
  • Memudahkan anak mendapatkan pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, imigrasi, perbankan, dan transportasi.
  • Melansir dari laman Indonesia.go.id, KIA juga dibutuhkan untuk pendaftaran sekolah, bukti identitas diri saat membuka tabungan atau menabung di bank, bukti pendaftaran BPJS, dan lainnya.
  • Intinya, KIA ini memiliki manfaat guna mengoptimalkan pendataan, perlindungan, dan pelayanan publik warga negara.
  • Bahkan, perlindungan dan pemenuhan hak bagi warga negara dalam hal ini untuk anak-anak juga diupayakan melalui Kartu identitas anak.

Inovasi Disdukcapil Padang

Kepala Disdukcapil Padang, Teddy Antonius mengatakan, melayani kebutuhan akan dokumen kependudukan bagi warga ibu kota provinsi Sumatera Barat, dilahirkan dua inovasi yakni Si Rancak (Sistim InfoRmAsi terpadu peNCatatan Administrasi Kependudukan) dan Ketapel Dewa (Paket pelayanan Adminduk keliling dengan WhatsApp).

Teddy mengatakan kedua inovasi ini merupakan terobosan dari Dukcapil Kota Padang dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

"Kita berupaya terus mengootimalkan pelayanan, sehingga kebutuhan masyarakat terkait dokumen kependudukan dapat terpenuhi dengan cepat," tutur Teddy.

Dia menjelaskan, Si Rancak merupakan pelayanan Adminduk yang dilakukan secara daring, dimana masyarakat dapat memperoleh layanan dimana saja dengan mengakses laman online.disdukcapil.padang.go.id.

Ada delapan layanan utama yang disediakan Si Rancak yakni;

  • Penerbitan Kartu Keluarga
  • Penerbitan KTP Elektronik
  • Penerbitan biodata
  • Penerbitan SKPWNI
  • Penerbitan SKDWNI
  • Akta kelahiran
  • Akta kematian
  • Pemanfaatan NIK

Sementara Ketapel Dewa, para petugas Dukcapil melalukan layanan keliling, dengan mengunjungi wilayah-wilayah guna membantu warga yang berada jauh dari kantor Dukcapil serta kurang memahami cara pemanfaatan layanan secara daring.

Tim akan berkunjung ke kantor camat atau kantor lurah, di sana masyarakat langsung mendaftar sesuai jenis layanan yang dibutuhkan, selanjutnya permohonan dilakukan verifikasi dan validasi serta register, kemudian hasilnya langsung dikirim ke nomor WhatsApp pemohon.

"Kedua inovasi ini memang sebagai wujud dari upaya Dukcapil Padang guna memaksimalkan pelayanan Adminduk, sehingga semua warga Kota Padang terdata dan memiliki dokumen kependudukan, serta tujuan Dukcapil untuk membahagiakan masyarakat dapat diwujudkan," pungkas Teddy. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar