Khatam Quran Majid Syukra, Erman Safar: Lanjutkan ke Rumah Tahfiz

Al Imran | Minggu, 09-10-2022 | 19:29 WIB | 267 klik | Kota Bukittinggi
<p>Khatam Quran Majid Syukra, Erman Safar: Lanjutkan ke Rumah Tahfiz<p>

Wako Bukittinggi, Erman Safar bersama ninik mamak Kurai, menghadiri pembukaan khatam quran di Masjid Syukra, Kelurahan Campago Ipuh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Ahad. (hamriadi)

BUKITTINGGI (9/10/2022) - Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar membuka alek Anak Nagari dan Khatam Qur'an di Masjid Syukra, Kelurahan Campago Ipuh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Ahad.

Ikut hadir dalam pembukaan itu, Ninik Mamak Kurai Limo Jorong. Acara makin lengkap, dengan atraksi Sasaran Silek Alang Campago.

Alek Nagari dan Khatam Qur'an tahun 2022 ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena juga bertepatan dengan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.


Kemeriahan acara lebih terasa lagi dengan kehadiran para Ninik Mamak Pangka Tuo Nagari, Pangka Tuo Banda, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Tokoh Masyarakat, anggota DPRD Kota Bukittinggi, Asril juga Kapolsek Kota Hj Rita S.

Kemudian, Camat MKS Mihandrik, lurah Campago Ipuh, Hazrie Quswein, Ketua KADIN Bukittinggi, Ferdian, Ketua Pemuda dan LPM dan unsur masyarakat lainnya.

Erman Safar, dalam sambutanya mengatakan, kegiatan Khatmil Quran ini merupakan suatu kegiatan rutinitas tahunan yang diadakan di seluruh Mesjid di Bukittinggi, yang mana anak-anak kita ini sudah bisa mengaji dengan menggunakan irama, makhraj dan tajwidnya juga sudah betul.

"Bagi anak-anak kita yang Khatam sekarang, segera melanjutkan ke Pondok Tahfizh Quran yang ada di masing-masing kelurahan agar ilmu yang dimiliki tidak hilang dalam kehidupan mereka nantinya," harap Erman.

Senada dengan itu, Lurah Campago Ipuh, Hazrie Quswein mengatakan, mendukung Perayaan Alek Nagari Khatmil Qur'an di Mesjid Syukra ini.

"Ini memang merupakan kegiatan rutin tahunan yang diadakan di Mesjid Syukra akan tetapi bagaimana pun tentunya khatam Quran ini merupakan momentum untuk anak-anak kita dalam menyelesaikan pendidikannya di MDTA Syukra," terang dia.

"Bukan berarti setelah khatam quran anak ini tidak lagi baca Al Quran. Bahkan anak-anak yang khatam saat ini lebih ditingkatlan lagi baca al Qurannya di rumah," harap dia.

Hal ini sesuai dengan visi pemerintah kota Bukittinggi dan mendirikan 1 Kelurahan 1 Rumah Tahfiz, artinya anak-anak kita yang sudah khatam ini agar masuk ke rumah tahfizh yang ada di kelurahan masing-masing untuk menambahkan hafalan. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar