Padang Butuh 85 Jebakan Sampah, Ini Lokasi Pemasangannya

Al Imran | Senin, 10-10-2022 | 19:59 WIB | 185 klik | Kota Padang
<p>Padang Butuh 85 Jebakan Sampah, Ini Lokasi Pemasangannya<p>

Sekda Padang, Andree Algamar meninjau jebakan sampah di Kelurahan Batang Arau, Ahad. (veri rikiyanto)

PADANG (9/10/2022) - Guna meminimalisir sampah yang masuk ke Batang Arau, Pemerintah Kota (Pemko) Padang telah membangun jebakan sampah di sejumlah titik menuju sungai yang membelah sebagian besar kecamatan Padang Selatan tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Padang, Mairizon mengatakan, jebakan sampah berfungsi menghambat sampah yang berasal dari saluran drainase, sehingga tidak hanyut sampai ke badan sungai.

Jebakan sampah yang berupa jeruji terbuat dari alumunium ini dipasang DLH di pintu-pintu saluran air (drainase), yang bermuara ke Batang Arau.


"Sampah yang tertahan dijebakan sampah, selanjutnya akan diambil petugas DLH dengan menggunakan tangguk," kata Mairizon seusai menghadiri kegiatan pembersihan kawasan Batang Arau, Ahad pagi.

Dia menjelaskan, Pemko Padang telah membuat 8 jebakan sampah, dari total keseluruhan yang dibutuhkan yakni sebanyak 85 unit.

Untuk itu, Pemko Padang akan mengajak BUMN, BUMD dan para pengusaha untuk turut berpartisipasi membantu pembangunan jebakan sampah, sehingga nantinya sampah-sampah yang sebagian besar berupa sampah plastik tersebut tidak lagi hanyut ke sungai.

Sebelumya, Pemko Padang melalui DLH telah membuat kubus apung, yang fungsinya mirip dengan jebakan sampah di sejumlah sungai kecil ataupun saluran air yang ada di beberapa wilayah.

Namun, menurut Mairizon, kubus apung tidak bisa digunakan untuk Batang Arau. Selain lebih luas, Batang Arau juga dilalui kapal nelayan maupun penumpang, sehingga dikhawatirkan akan mengganggu alur pelayaran.

"Intinya, apapun upaya yang dilakukan pemerintah, yang paling berperan dalam menjaga kebersihan sungai adalah kita semua. Caranya, jagalah kebersihan lingkungan, buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan. Bukan ke sungai atau ke saluran air lainnya," tegas Mairizon. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar