Pasbar Sukses Bentuk 100 Persen Tim Percepatan Penurunan Stunting

Al Imran | Senin, 10-10-2022 | 22:37 WIB | 2387 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Pasbar Sukses Bentuk 100 Persen Tim Percepatan Penurunan Stunting<p>

Ketua TP PKK Pasbar, Titi Hamsuardi saat menerima kunjungan kerja Pemkab Limapuluh Kota dalam rangka studi komparatif percepatan penurunan stunting di Pasbar, Senin. (robi irwan)

PASAMAN BARAT (10/10/2022) - Ketua TP PKK Pasbar, Titi Hamsuardi menyampaikan terima kasih pada Pemkab Limapuluh Kota, karena telah memilih Pasaman Barat sebagai tempat belajar dan bertukar pikiran dalam penanganan penurunan stunting.

"Walaupun kami masih memiliki kekurangan dalam penanganan dan percepatan penurunan stunting, namun kita yakin dan percaya, apabila kita saling berkolaborasi melalui inovasi-inovasi yang kita buat, Allah akan mempermudah usaha kita dalam penurunan stunting," ungkap Titi Hamsuardi, Senin.

Hal itu dikatakan Titi, saat menerima kunjungan kerja Pemkab Limapuluh Kota dalam rangka studi komparatif percepatan penurunan stunting di Pasbar. Selain Titi, juga hadir Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota, Syamsul Mikar, Kadis DP2KBP3A Limapuluh Kota beserta rombongan lainnya di Rumah Dinas Bupati Pasbar.


"Walaupun Pasbar telah meraih prestasi nomor 1 dalam penanganan stunting se-Sumbar, pemerintah daerah melalui OPD terkait, tentu harus terus bahu-membahu dalam penanganan masalah tersebut," ungkap Titi.

"Sampai saat ini, di Pasaman Barat dalam penanganan penurunan angka stunting, semua stakeholder terkait mulai dari kejorongan, nagari, kecamatan hingga kabupaten ikut terlibat. Sehingga, kader dan tim di setiap daerah di Pasbar memiliki tugasnya masing-masing," jelasnya.

Diakhir sambutannya, ia berharap, studi komparatif percepatan penurunan stunting di Pasaman Barat ini, dapat jadi pembelajaran bagi Pemkab Limapuluh Kota sehingga kunjungan atau studi tersebut membuahkan hasil untuk kedepannya.

Sementara itu, Syamsul Mikar sekaligus ketua rombongan menyampaiakan terima kasih atas sambutan dari Pemerintah Daerah atas kunjungannya bersama rombongan ke Pasaman Barat.

"Maksud dari kedatangan kami untuk meniru atau mempelajari bagaimana kiat-kiat Pasaman Barat dalam melaksanakan penanganan stunting yang mana di tingkat Sumatera Barat, Pasbar jadi juara 1 dalam penanganan," jelas Syamsul Mikar.

Ia juga menegaskan perlu dilakukan study komparatif ke Kabupaten Pasaman Barat, karena menjadi motivasi bagi daerah lain terutama bagi Kabupaten Limapuluh Kota dalam menurunkan angka stunting.

"Silaturahmi ini akan terus kita laksanakan untuk dapat selalu kolaborasi serta koordinasi terhadap inovasi-inovasi yang jadi tolak ukur dalam penanganan stunting nantinya," jelas Syamsul Mikar.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris DPPKBP3A, Efrini Desri menambahkan, bahwa langkah-langkah percepatan penurunan stunting harus dilakukan sejak dini. Oleh karena itu, perlu sinergitas, integrasi, dan akselerasi serta komitmen para pemangku kebijakan dan mitra kerja dalam peningkatan penggerak program di seluruh tingkat wilayah.

"Pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Pasbar telah 100% membentuk tim percepatan mulai ditingkat kabupaten, di 11 kecamatan yang dinamakan TPPS Kecamatan serta 19 TPPS Nagari," jelasnya. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar