ASN Sumbar Diminta Manfaatkan Medsos Pribadi untuk Jelaskan Kebijakan Organisasi

Al Imran | Selasa, 11-10-2022 | 18:48 WIB | 220 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>ASN Sumbar Diminta Manfaatkan Medsos Pribadi untuk Jelaskan Kebijakan Organisasi<p>

Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar, Andri Yulika mewakili Gubernur Sumatera Barat, membuka Rapat Koordinasi Kehumasan Provinsi Sumbar dan kabupaten kota se-Sumbar, di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Selasa. (humas)

BUKITTINGGI (11/10/2022) - Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar, Andri Yulika mengharapkan, ASN dapat dengan cerdas memanfaatkan media sosial (Medsos) sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan kebijakan organisasi dengan benar pada masyarakat.

Penggunaan Medsos ini, dalam rangka optimalisasi peran Humas pemerintah di era digitalisasi saat ini. Dimana, pengguna internet di Indonesia terus bertumbuh hingga 210 juta pengguna pada 2022 dimana 191 juta di antaranya adalah pengguna aktif Medsos.

"Setiap ASN adalah Humas bagi instansinya. ASN bisa jadi perpanjangan tangan untuk menyebarkan program-program pemerintah di instansi tempatnya bekerja kepada publik melalui media sosial," ungkap Andri mewakili Gubernur Sumatera Barat, membuka Rapat Koordinasi Kehumasan Provinsi Sumbar dan kabupaten kota se-Sumbar, di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Selasa.


Andri meyakini, semua peserta rapat koordinasi dan para ASN secara keseluruhan, memiliki akun Medsos, bahkan lebih dari satu. Oleh sebab itu, sangat penting bagi pejabat dan pegawai untuk memiliki kepekaan terhadap fungsi Humas, terutama dalam hal pemberitaan di media.

"Kalau setiap satu ASN saja share tentang suatu konten mengenai program atau ivent pemerintah yang ada di daerah, itu akan viral," ujar Andri.

Secara khusus, Andri meminta agar ASN memposting dan memviralkan di medsosnya masing-masing, konten atau materi tentang perhelatan nasional MTQ Korpri yang akan diadakan di Sumbar, November mendatang.

Hadir sebagai narasumber dalam rakor yang berlangsung hingga 12 Oktober ini, Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kemenkominfo RI, Dr Hasyim Gautama, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga & Luar Negeri Dewan Pers Indonesia, Dr Agus Sudibyo dan anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah Sumbar, Muhammad Zuhrizul.

Hasyim Gautama dalam pemaparannya menjelaskan strategi dan langkah yang harus dilakukan untuk menyiapkan strategi komunikasi yang baik dalam penyebarluasan informasi.

Sebanyak 225 peserta dari OPD lingkup Provinsi Sumbar dan dinas Kominfo kabupaten dan kota se Sumbar, juga mendapat pencerahan dari Anggota Dewan Pers, Agus Sudibyo tentang kita-kiat bagaimana membangun media relations.

Agus juga mengajak Humas pemerintah untuk memahami etika jurnalistik serta hak dan kewajiban media. Secara detail, Agus juga memaparkan bagaimana membuat press release, audit media, kiat wawancara dan jumpa pers yang efektif, hingga cara menghadapi wartawan nakal.

Sementara pada hari kedua, Rabu (12/10/2022) akan tampil sebagai narasumber Kepala Dinas Kominfotik Sumbar tentang peran Diskominfo dalam meningkatkan fungsi kehumasan.

Selain itu, juga hadir Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Sumbar, Sari Lenggogeni yang akan menyampaikan materi tentang peningkatan kapasitas humas pemerintah dalam mempromosikan pariwisata daerah, guna mendukung Visit Beautiful West Sumatera 2023. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar